KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro memberikan bantuan sembako 340 guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT). Bantuan itu diberikan di tengah pandemi covid-19.
Selain GTT dan PTT warga miskin di Bojonegoro juga diberikan bantuan. Rinciannya, 188 orang GTT dan 152 orang PTT dan warga miskin di Bojonegoro. Total ada 1.000 paket sembako yang dibagikan.
[irp]
Kepala Kemenag Bojonegoro, M Syamsuri mengatakan, ada 1000 paket sembako dan setiap paket senilai Rp 200 ribu. Sehingga, jika ditotal bantuan tersebut senilai Rp 200 juta. Penyaluran bantuan sosial (bansos) sendiri yang menyasar kepada warga miskin, guru tidak tetap (GTT) dan gegawai tidak tetap (PTT)
"Pembagian ini dibagi tiga tahap, agar tidak berkerumun," Ungkapnya
Setiap paket sembako ini berisi 10 kg beras, mie instan, sarden, roti kaleng, gula pasir, minyak goreng, kecap manis dan teh celup, kira kira satu paket senilai Rp 200 ribu.
[irp]
Dari pantauan, dalam penyaluran bantuan tersebut Kemenag Bojonegoro tetap menerapkan protokol penanganan Covid-19 sesuai intruksi dari Kementerian Kesehatan seperti menjaga jarak serta prosedural lainya.
Bantuan yang disalurkan tersebut juga merupakan bentuk kepedulian Kemenag Bojonegoro bagi kaum duafa, GTT, PTT dan warga yang terdampak Covid-19 sehingga bisa meringankan dampak perekonomian. "Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi semua penerima," pungkas Syamsuri. (mkr)
Editor : M Nur Afifullah