klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ribuan Gagal SNBP 2026 di UNEJ, 3.367 Lolos; 1.447 Penerima KIP-K Antar Kampus Peringkat 7 Nasional

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Wakil Rektor I Bidang Akademik UNEJ, Slamin (Hatta/Klikjatim.com)
Wakil Rektor I Bidang Akademik UNEJ, Slamin (Hatta/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jember – Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di Universitas Jember resmi diumumkan. Dari total 13.755 pendaftar yang memilih UNEJ, hanya 3.367 peserta yang dinyatakan lolos, sementara sekitar 10 ribu lainnya harus menerima kegagalan di jalur tanpa tes tersebut.

Ketatnya seleksi SNBP kembali terlihat tahun ini. Jalur yang mengandalkan nilai rapor dan prestasi akademik maupun non-akademik itu hanya meloloskan sekitar 24 persen pendaftar. Angka tersebut juga setara dengan 33 persen dari total rencana penerimaan mahasiswa baru UNEJ tahun 2026.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UNEJ, Slamin, menegaskan bahwa peserta yang telah dinyatakan lolos wajib segera melakukan registrasi ulang sesuai ketentuan yang berlaku. Ia mengingatkan bahwa kesempatan melalui SNBP tidak dapat diulang di jalur lain.

“Manfaatkan kesempatan emas kuliah di PTN melalui jalur SNBP, dengan segera melakukan registrasi. Mohon membaca dan memahami persyaratan yang sudah ditetapkan agar proses registrasi berjalan lancar,” ujarnya saat ditemui di Kampus Tegalboto, Selasa (31/3/2026).

Ia juga menekankan bahwa peserta yang sudah lolos SNBP tidak diperkenankan mengikuti jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes maupun jalur mandiri di perguruan tinggi negeri lainnya, sehingga ketelitian dalam proses registrasi menjadi sangat krusial.

Di sisi lain, UNEJ juga mencatat capaian signifikan dalam penerimaan mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah. Dari 5.847 pendaftar KIP-K, sebanyak 1.447 peserta dinyatakan lolos. Capaian tersebut menempatkan UNEJ di peringkat ketujuh secara nasional sebagai perguruan tinggi negeri akademik dengan jumlah penerima KIP-K terbanyak melalui jalur SNBP.

Meski demikian, peserta yang lolos melalui skema KIP-K masih harus menjalani proses verifikasi lanjutan untuk memastikan kelayakan sebagai penerima bantuan pendidikan.

“Selanjutnya, bagi peserta yang lolos SNBP dengan status calon penerima KIP-K akan menjalani proses verifikasi lanjutan untuk menentukan kelayakannya,” imbuh Slamin.

Sementara itu, peluang bagi peserta yang belum berhasil masih terbuka melalui jalur SNBT 2026. Pendaftaran jalur berbasis tes tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 7 April 2026.

Slamin mengingatkan bahwa persaingan di jalur SNBT cenderung lebih ketat karena diikuti tidak hanya oleh lulusan tahun 2026, tetapi juga lulusan dua tahun sebelumnya.

“Jika sudah mendaftarkan diri di jalur SNBT, maka siswa tinggal fokus belajar, ingat persaingan di jalur SNBT lebih ketat sebab peserta SNBT selalu lebih banyak daripada peserta SNBP,” tegasnya.

Sebagai bagian dari persiapan, UNEJ telah menyiapkan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 30 April 2026. Di pusat UTBK UNEJ, sebanyak 955 unit komputer disiapkan untuk melayani sekitar 19.100 peserta selama masa ujian.

Dengan diumumkannya hasil SNBP ini, ribuan siswa kini dihadapkan pada pilihan baru: bangkit dan bersaing kembali melalui jalur SNBT, atau mencari alternatif lain untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Editor :