klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Mobil Mogok Usai Isi Pertamax, Sedan Terbakar di SPBU Sempolan Jember

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Mobil Sedan Terbakar Usai Mengisi BBM di SPBU Sempolan. (Dok)
Mobil Sedan Terbakar Usai Mengisi BBM di SPBU Sempolan. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Jember – Sebuah mobil sedan mengalami kebakaran tak lama setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden yang terjadi di area SPBU tersebut sempat membuat panik warga dan petugas setempat.

Mobil yang terbakar diketahui merupakan Suzuki Forsa Amenity berwarna abu-abu dengan nomor polisi DK 1667 CQ milik Ach. Rofiki MR (32), warga Dusun Oloh, Desa Lembengan, Kecamatan Ledokombo, Jember.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai Rp15 juta.

Kapolsek Sempolan (Silo), AKP M. Lutfi, menjelaskan, kejadian bermula setelah kendaraan tersebut selesai mengisi BBM jenis Pertamax. Usai pengisian, mobil tiba-tiba tidak dapat dihidupkan.

“Mobil mogok setelah mengisi BBM. Kemudian didorong keluar dari area SPBU dan diparkir di seberangnya. Sopir sempat meninggalkan kendaraan dalam kondisi mesin masih menyala,” jelasnya.

Tak lama berselang, muncul percikan api dari dalam mobil yang kemudian memicu kebakaran. “Tidak ada ledakan besar, hanya bunyi letupan kecil, lalu api langsung membesar dan membakar kendaraan,” imbuhnya.

Mengetahui kejadian itu, petugas SPBU bersama warga sekitar segera melakukan pemadaman. Sekitar enam karyawan SPBU menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) untuk mengendalikan kobaran api.

“Petugas bertindak cepat menggunakan beberapa APAR hingga api berhasil dipadamkan,” ujar Lutfi.

Dari hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada kendaraan. Saat ditinggalkan, sejumlah komponen seperti audio diketahui masih dalam kondisi aktif.

Salah satu saksi, Agung Muktianto (34), karyawan SPBU, mengaku terkejut saat melihat api tiba-tiba muncul dari dalam mobil. Ia bersama rekan-rekannya langsung mengambil APAR untuk mencegah api meluas.

“Kami sempat panik, tapi langsung ambil APAR. Kami khawatir api merembet ke pompa BBM,” ujarnya.

Warga sekitar, Maulana (23), juga mengaku sempat diliputi kepanikan. Ia bersama warga lainnya menjauh dari lokasi karena khawatir terjadi ledakan.

“Tiba-tiba muncul api dari mobil, warga langsung menjauh. Situasinya sempat tegang,” tuturnya.

Editor :