klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Wisatawan Membeludak di Watu Ulo dan Papuma Saat Libur Lebaran

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Wisatawan Membeludak di Pantai Papuma, Dispar Jember Pastikan Harga Kuliner Transparan.
Wisatawan Membeludak di Pantai Papuma, Dispar Jember Pastikan Harga Kuliner Transparan.

KLIKJATIM.Com | Jember – Kawasan Pantai Watu Ulo dan Papuma di Kabupaten Jember mengalami lonjakan wisatawan yang sangat signifikan selama periode libur Lebaran 2026.

Kebijakan tiket terintegrasi yang memungkinkan pengunjung menikmati dua destinasi ikonik sekaligus hanya dengan tarif Rp12.500 menjadi faktor utama meroketnya angka kunjungan tahun ini.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dispar) Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, mengungkapkan bahwa tren kenaikan mulai terlihat sejak awal masa libur panjang. Berdasarkan data dashboard kunjungan, angka wisatawan terus merangkak naik secara drastis dalam tiga hari terakhir.

Tercatat pada 21 Maret sebanyak 1.079 pengunjung, kemudian melonjak menjadi 3.742 orang pada 22 Maret, dan mencapai puncaknya pada 23 Maret dengan total lebih dari 6.121 wisatawan.

“Grafik kunjungan meningkat tajam sejak 21 Maret lalu. Lonjakan ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi untuk berwisata ke Watu Ulo dan Papuma,” ujar Bobby melalui rilis tertulisnya, Selasa (24/3/2026).

Meskipun antusiasme tinggi, membeludaknya pengunjung berdampak pada kepadatan arus lalu lintas. Aris (36), wisatawan asal Gresik, mengaku harus bersabar menghadapi kemacetan di jalur utama menuju pantai.

“Tadi cukup macet, terutama di sekitar Jalur Rambipuji-Jember hingga kawasan Papuma. Kendaraan padat merayap, tapi begitu sampai, pemandangannya tetap terbayar,” ungkap Aris.

Menanggapi kepadatan tersebut, mantan Kepala Diskominfo Jember ini menegaskan bahwa pihak pengelola telah bersinergi dengan berbagai instansi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan pengawasan keamanan. Selain itu, penataan sektor kuliner kini menjadi perhatian khusus guna memberikan rasa nyaman bagi kantong wisatawan.

Sistem harga di kawasan Watu Ulo kini dibuat lebih transparan untuk menghindari praktik "getok harga" yang tidak wajar. Pelaku UMKM setempat telah menyediakan paket makanan terjangkau, mulai dari Rp40.000 per orang hingga Rp180.000 untuk paket empat orang.

Bobby memprediksi tren positif ini akan bertahan hingga akhir pekan, terutama dengan adanya agenda budaya yang akan digelar dalam waktu dekat. Ia pun mengimbau agar seluruh pengunjung tetap waspada dan mengikuti instruksi petugas di lapangan.l

“Kami memohon kepada seluruh pengunjung untuk selalu mematuhi imbauan petugas demi keamanan bersama. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi memantau kawasan wisata selama musim libur ini,” pungkasnya.

Editor :