klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Granat Aktif Ditemukan di Rumah Warga Jember, Tim Jibom Lakukan Evakuasi

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Tim Jibom mengamankan granat aktif dan satu butir peluru dari rumah warga di Jember. (Dok)
Tim Jibom mengamankan granat aktif dan satu butir peluru dari rumah warga di Jember. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Jember – Aparat kepolisian mengamankan satu buah granat nanas aktif dan satu butir peluru dari sebuah rumah warga di Perumahan Kebonsari Indah, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (17/3/2026).

Penemuan benda berbahaya tersebut sempat menghebohkan warga setelah beredar video berdurasi singkat di sejumlah grup WhatsApp yang memperlihatkan tim Jibom Gegana Brimob Polda Jawa Timur melakukan evakuasi di lokasi.

Kapolsek Sumbersari Kompol Heri Supadmo menjelaskan, laporan awal diterima dari masyarakat sekitar pukul 09.30 WIB terkait adanya dugaan bahan peledak di dalam rumah warga.

“Setelah menerima informasi, anggota langsung melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan tim Jibom Gegana untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Dari hasil penelusuran, granat dan peluru tersebut ditemukan oleh pemilik rumah saat membersihkan lemari kayu yang baru dikirim dari rumah orang tuanya di Kabupaten Situbondo pada 9 Maret 2026.

“Benda itu ditemukan di laci bagian atas lemari. Pemilik rumah terkejut karena diduga merupakan granat dan peluru, kemudian melaporkannya ke pengurus Pepabri di Jember,” jelas Heri.

Lemari tersebut diketahui merupakan peninggalan almarhum ayah pemilik rumah yang merupakan seorang purnawirawan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 11.30 WIB, tim Jibom Komposit Gegana Bondowoso diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan sterilisasi area.

“Petugas langsung mengamankan lokasi dan mengevakuasi benda tersebut sesuai prosedur standar guna menghindari risiko yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Situasi di sekitar lokasi dipastikan aman dan terkendali. Proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 14.00 WIB.

Granat nanas tersebut kemudian dimusnahkan melalui proses disposal di lokasi aman yang jauh dari permukiman warga. Sementara satu butir peluru diamankan sebagai barang bukti.

Seorang warga sekitar berinisial HR mengaku sempat panik saat melihat banyaknya aparat bersenjata lengkap di lingkungan tempat tinggalnya.

“Warga sempat khawatir karena banyak polisi datang dengan perlengkapan lengkap. Ternyata ada granat di dalam rumah itu,” ungkapnya.

Editor :