klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pemotor Asal Bondowoso Tewas Usai Tabrak Kios di Arjasa, Polisi Selidiki Dugaan Pengejaran

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Korban sebelum dievakuasi (Dok)
Korban sebelum dievakuasi (Dok)

KLIKJATIM.Com | Jember – Sebuah rekaman CCTV berdurasi 23 detik yang beredar di sejumlah grup WhatsApp memperlihatkan momen seorang pengendara motor menabrak kios di tepi jalan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, Selasa (3/3/2026), di depan Bank BRI Unit Arjasa, Jalan Sultan Agung No. 50 A, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Korban diketahui berinisial MRK (26), warga Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso. Ia meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak kios minuman di pinggir jalan.

Berdasarkan informasi di lapangan, korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali dan menghantam bangunan kios. Namun, beredar dugaan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, korban tengah dikejar oleh sejumlah pengendara motor lain.

Seorang warga berinisial ZN (37) mengaku melihat korban melintas dengan kecepatan tinggi, disusul beberapa sepeda motor di belakangnya.

“Sepertinya dikejar. Motornya ngebut sekali. Saat di depan kios itu, seperti ada yang menendang, lalu oleng dan langsung menabrak kios,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut ZN, setelah benturan terjadi, korban terpental dan tergeletak tanpa bergerak. Warga sekitar segera memberikan pertolongan sebelum akhirnya petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian. “Informasinya korban meninggal dunia,” tambahnya.

Informasi lain yang beredar menyebutkan korban diduga dikejar sekelompok orang yang disebut-sebut sebagai gerombolan pesilat. Korban kabarnya telah dibuntuti sejak kawasan Baratan, Kecamatan Patrang, hingga akhirnya insiden terjadi di wilayah Arjasa. Disebutkan pula, sebelum kejadian korban sempat berada di wilayah Jember untuk berkumpul bersama teman-temannya.

Hingga kini, motif dan penyebab pasti dugaan pengejaran tersebut masih belum diketahui.

Kasatreskrim Polres Jember AKP Angga Riatma melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetiyo, S.Psi., menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam.

“Masih dalam proses penyelidikan. Apakah ini murni kecelakaan atau ada faktor lain, mohon waktu karena masih kami dalami. Perkembangannya nanti akan kami sampaikan,” ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, polisi terus mengumpulkan keterangan para saksi serta menelusuri rekaman video yang beredar guna memastikan kronologi lengkap kejadian. Aparat juga belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan adanya unsur penganiayaan dalam peristiwa tersebut.

Editor :