klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Perkuat Kelompok Rentan, Gubernur Khofifah Salurkan Bansos dan Tali Asih Rp16,616 Miliar di Kediri

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melanjutkan rangkaian kegiatan "Sapa Bansos 2026" dengan menyalurkan bantuan sosial dan tali asih pilar sosial.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melanjutkan rangkaian kegiatan "Sapa Bansos 2026" dengan menyalurkan bantuan sosial dan tali asih pilar sosial.

KLIKJATIM.Com | Kediri – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melanjutkan rangkaian kegiatan "Sapa Bansos 2026" dengan menyalurkan bantuan sosial dan tali asih pilar sosial bagi masyarakat Kabupaten dan Kota Kediri.

Kegiatan yang dipusatkan di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri ini dilaksanakan pada Minggu (1/3).

Dalam agenda tersebut, Gubernur Khofifah didampingi oleh Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa dan Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Toha. Total bantuan yang dikucurkan mencapai Rp16.616.779.000, dengan rincian alokasi untuk Kabupaten Kediri senilai Rp15.061.879.000 dan Kota Kediri senilai Rp1.554.900.000.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Sapa Bansos merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.

“Ini sapa bansos ketujuh yang disalurkan di tahun 2026. Ada bantalan sosial sifatnya charity untuk kategori vulnerable group atau kelompok rentan mulai disabilitas berat dan lansia kurang mampu, kita menyampaikan asistensi sosial serta PKH Plus. Ada juga program untuk KIP Jawara pengentasan kemiskinan ekstrem dan zakat produktif. Jadi sifatnya bantalan ekonomi. Ada juga yang sifatnya penguatan dan pemberdayaan di tingkat desa,” ujar Khofifah.

Alokasi bantuan di Kabupaten Kediri menyasar berbagai sektor, mulai dari Program Keluarga Harapan Plus (PKH Plus), asistensi penyandang disabilitas, hingga bantuan keuangan desa yang didukung oleh lintas perangkat daerah seperti Dinas Pertanian, Dinas PU Bina Marga, dan Dinas Perhubungan. Sementara di Kota Kediri, bantuan difokuskan pada bansos kemiskinan ekstrem, PKH Plus, serta zakat produktif bagi pelaku usaha mikro.

Khofifah menjelaskan bahwa bantuan ini dirancang sebagai instrumen komplementer yang saling melengkapi dengan program-program dari pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten/kota dalam upaya menurunkan angka kemiskinan.

“Ini jadi bagian dari komplementaritas dari apa yang dilakukan Pusat dan Pemerintah Daerah baik Kabupaten atau Kota. Masing-masing punya program menurunkan kemiskinan dan penguatan ekonomi lewat UKM bisa dibangun dan dikembangkan. Maka program dari Pemprov sifatnya komplementaritas dari program serupa atau yang memiliki keserupaan baik pusat atau Kabupaten Kota,” terangnya menambahkan.

Selain menyalurkan bantuan, Khofifah juga menyempatkan diri bersilaturahmi dengan anak-anak Sekolah Rakyat (SR). Ia menekankan pentingnya interaksi sosial bagi para siswa agar mereka memiliki karakter yang kuat selain prestasi akademik.

“Di setiap Sapa Bansos, kita memaksimalkan juga untuk bersapa dengan anak-anak di Sekolah Rakyat. Saya rasa mereka selain diasramakan, harus ada program yang mereka juga saling berinteraksi dengan berbagai komunitas. Harapannya mereka bisa tumbuh bersama dan meningkatkan seluruh academic achievement. Mudah-mudahan ini jadi bagian dari amaliyah Ramadhan kita. Artinya ada gravitasi dalam Sapa Bansos di bulan Ramadhan, kita niatkan sebagai amal kebaikan,” harapnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim, Restu Novi Widiani, menyatakan bahwa kehadiran Gubernur di tengah masyarakat merupakan bukti nyata kepedulian dalam mewujudkan kemandirian desa dan kesejahteraan sosial. Senada dengan itu, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran Pemprov Jatim yang konsisten berjalan bersama masyarakat.

“Alhamdulillah Ibu Gubernur selalu hadir di tengah masyarakat Kediri. Ini menjadi kebahagiaan bagi kami sebagai bentuk kepedulian bahwa Pemprov memperhatikan, peduli dan berjalan bersama masyarakat. InsyaAllah ini memberikan banyak manfaat untuk masyarakat Jawa Timur. Bantuan ini sangat penting bagi masyarakat terlebih di bulan Ramadhan dan menyambut Idul Fitri. Tentu ini akan meringankan beban masyarakat serta menghadirkan kebahagiaan bagi penerima manfaat,” pungkas Dewi Mariya Ulfa.

Editor :