KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi menyaksikan pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Timur masa bakti 2025–2029.
Acara yang digelar di Gedung Negara Grahadi pada Selasa (10/2) ini menjadi momentum penting bagi Jatim untuk memperkuat posisinya sebagai kiblat olahraga nasional.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman. Sebanyak 69 pengurus resmi dikukuhkan, dengan Muhammad Nabil kembali dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi Akmal Budianto sebagai Sekretaris Umum dan Jasmono sebagai Bendahara Umum.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya modernisasi pembinaan atlet melalui penerapan sports science. Ia mendorong KONI Jatim untuk memanfaatkan fasilitas kelas dunia yang dimiliki UNESA.
"Dengan sports science, capaian latihan atlet bisa lebih terukur, berbasis data, dan meminimalisir risiko cedera. Ini krusial agar pembibitan atlet kita berjalan lebih siap dan profesional," ujar Khofifah.
Menghadapi PON XXII 2028 di NTB–NTT, Khofifah juga menginstruksikan adanya evaluasi menyeluruh terhadap cabang olahraga (cabor).
"Kita harus berbenah, terutama pada cabor-cabor yang sebelumnya sempat kehilangan medali, agar Jatim kembali menjadi kekuatan yang mendominasi," tambahnya.
Khofifah menggarisbawahi bahwa prestasi olahraga tidak bisa diraih secara instan atau sendirian. Diperlukan kolaborasi solid antara pemerintah daerah, pelatih, pengurus cabor, dan Forkopimda.
"Tidak ada sukses sendirian. Kita sukses karena bergandengan tangan. Target kita bukan hanya nasional, tapi membawa harum nama Indonesia di kancah dunia dan mengibarkan Merah Putih di seluruh belahan bumi," tegasnya.
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Jatim bagi Indonesia. Ia menyebut atlet Jatim adalah tulang punggung tim nasional, terbukti pada SEA Games Thailand lalu di mana Indonesia menempati peringkat kedua berkat sumbangan emas signifikan dari atlet Jatim.
"Dominasi atlet Jatim di tim nasional harus menjadi bahan evaluasi Pak Nabil dan jajaran agar prestasi ini tidak hanya bertahan, tapi terus meningkat," kata Marciano.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil menegaskan bahwa pihaknya siap bekerja linier dengan kebijakan Pemprov Jatim. Ia mengibaratkan KONI sebagai "tangan kanan" Gubernur dalam menjaga marwah daerah melalui prestasi olahraga.
"Kami memiliki tanggung jawab moral. Ketika negara hadir total, seperti yang terlihat pada capaian SEA Games lalu, maka prestasi terbaik pasti bisa diraih. KONI Jatim siap bersinergi penuh demi membawa nama baik Jawa Timur," pungkas Nabil.
Editor : Fatih