KLIKJATIM.Com | Sampang – Angin segar berembus bagi seluruh petani di Kabupaten Sampang. Pemerintah secara resmi menambah alokasi kuota pupuk bersubsidi dengan jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan tahun anggaran sebelumnya. Penambahan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, Nurdin, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk menjaga serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
"Tahun ini terjadi peningkatan cukup besar," terang Nurdin saat memberikan keterangan pada Senin (9/2/2026).
Berdasarkan rincian data yang ada, peningkatan terjadi pada tiga jenis pupuk utama, yakni Urea, NPK, dan pupuk Organik. Untuk pupuk Urea, kuota tahun 2026 ditetapkan sebesar 26.320 ton, meningkat dari tahun 2025 yang tercatat sebanyak 22.956 ton. Sementara itu, alokasi pupuk NPK juga mengalami kenaikan dari 20.108 ton menjadi 22.047 ton.
Namun, poin yang paling menarik perhatian adalah komitmen pemerintah dalam mendorong pertanian berkelanjutan melalui peningkatan kuota pupuk Organik.
"Lonjakan paling mencolok terjadi pada pupuk Organik yang naik dari 3.339 ton menjadi 5.077 ton," pungkas Nurdin.
Dengan adanya tambahan alokasi ini, para petani diharapkan dapat lebih mudah mengakses pupuk bersubsidi sehingga proses tanam di sepanjang tahun 2026 dapat berjalan optimal tanpa kendala kekurangan stok.
Editor : Fatih