KLIKJATIM.Com | Sidoarjo– Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo terus memperkuat tata kelola perusahaan dan transformasi digital sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kinerja bisnis sekaligus kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menjawab tantangan keterbatasan cakupan layanan, tingginya tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW), serta potensi krisis air bersih di masa mendatang.
Direktur Utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Ir. Dwi Hary Soeryadi, M.M.T., mengatakan bahwa sepanjang tahun 2026 pihaknya memfokuskan penguatan tata kelola dan pemanfaatan teknologi digital sebagai kunci peningkatan kinerja dan layanan perusahaan.
“Pada tahun 2026 ini kami fokus bagaimana tata kelola dan digitalisasi menjadi kunci dalam membangun kinerja bisnis sekaligus meningkatkan layanan Perumda Delta Tirta Sidoarjo,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, Perumda Delta Tirta tengah menjalankan pilot project pemanfaatan sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) guna menekan tingkat kehilangan air dan meningkatkan efisiensi distribusi.
“Kami mencoba pilot project menggunakan SCADA yang diharapkan mampu menurunkan tingkat kehilangan air yang saat ini masih cukup tinggi,” jelasnya.
Selain pengendalian NRW, perusahaan juga menyiapkan strategi perluasan cakupan layanan dengan pemasangan jaringan distribusi baru, khususnya di wilayah yang belum terjangkau jaringan perpipaan. Program tersebut akan dilaksanakan melalui kerja sama Business to Business (B to B) dengan pihak ketiga.
Di sektor produksi, Perumda Delta Tirta berencana melakukan peningkatan kapasitas melalui upgrading Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang telah ada, sekaligus membangun IPA baru guna mengatasi keterbatasan kapasitas produksi air bersih.
Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan, Perumda Delta Tirta terus mengembangkan Aplikasi Pelangi sebagai platform layanan digital terpadu. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat melakukan pendaftaran sambungan baru, mengecek rekening, melakukan pembayaran, hingga menyampaikan pengaduan secara daring.
“Melalui Aplikasi Pelangi, pelanggan bisa mendaftar, melihat rekening, membayar, dan menyampaikan pengaduan langsung melalui handphone,” ungkapnya.
Pemanfaatan Aplikasi Pelangi terbukti mampu memangkas waktu layanan pemasangan sambungan baru secara signifikan. Jika sebelumnya proses pemasangan membutuhkan waktu satu hingga dua bulan, kini dapat diselesaikan dalam hari yang sama.
Dengan penguatan tata kelola, digitalisasi sistem, serta peningkatan infrastruktur secara berkelanjutan, Perumda Delta Tirta Sidoarjo optimistis dapat menghadirkan layanan air bersih yang semakin andal, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Editor : Abdul Aziz Qomar