klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pelajar SMA di Bungah Gresik Dicabuli Tetangganya Sendiri Sejak SD

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Gresik--Gadis di Kecamatan Bungah, Gresik sebut saja namanya Intan (16) dicabuli tetangganya sendiri. Korban dicabuli sejak masih belajar duduk di bangku SD hingga SMA.

Pelakunya adalah SGN (45) yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kebun di salah satu SD di Kecamatan Bungah. Kasus tersebut kini dilaporkan orang tua korban SW (38) dan MD (40) ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik. Pelaku dilaporkan sejak 12 Maret 2020.

[irp]

Orang tua korban berharap kasus ini segera ditindaklanjuti kepolisian dan pelaku segera diamankan.

"Awalnya anak saya tidak berani bercerita karena takut diancam oleh pelaku. Tapi pada akhirnya anak saya menceritakan kejadian sebenarnya. Kami langsung emosi dan terpaksa melaporkan ke polisi," kata orang tua korban.

Pertama kali perbuatan tak senonoh itu dilakukan pelaku saat korban masih duduk di sekolah tingkat dasar (SD). Saat itu korban bermain ke rumah pelaku SGN dengan niat mengunjungi anak perempuan pelaku yang juga teman korban. Kebetulan anak pelaku sedang tidak di rumah. Hanya pelaku saja yang ada di rumah.

Selanjutnya, kondisi itu dimanfaatkan pelaku untuk merayu korban yang masih belia melayani nafsu bejatnya. Tidak hanya berhenti di situ, pelaku kembali melampiaskan birahinya saat korban mulai beranjak selasa duduk di bangku SMP. Pelaku selalu mengancam korban agar tidak menceritakan perbuatannya kepada orang lain.

Pelaku masih belum puas. Ketika duduk di bangku SMA korban kembali diajak mengulangi perbuatan mesum. Sekali lagi korban mengancam korban jika menceritakan kepada orang lain.

[irp]

Hingga akhirnya, korban yang sudah tidak kuat lagi memberanikan diri cerita kepada orang tuanya. Mendengar cerita anaknya orang tua langsung meradang dan melaporkannya ke polisi.

"Saat ini kita masih memeriksa saksi-saksi. Dan perkaranya memang sudah pada tahap penyidikan," kata Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik, Aiptu Slamet Mujiono, Rabu (6/5/2020). (mkr)

Editor :