KLIKJATIM.Com | Tulungagung -Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur pada kemarin sore dan menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan.
Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung Sudarmadji, Jumat, mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen untuk pendataan kerusakan dan penyaluran bantuan lanjutan.
"Dampak angin kencang tercatat terjadi di empat kecamatan, yakni Besuki, Bandung, Kalidawir, dan Tanggunggunung," kata Sudarmadji.
Bencana angin kencang disertai hujan berintensitas tinggi terjadi pada pukul 17.00 WIB dan memicu laporan kebencanaan dari sejumlah wilayah.
Total ada 51 rumah warga terdampak dengan kategori kerusakan ringan, terutama pada bagian atap yang terbuat dari asbes maupun genteng.
Di Desa Besole, Kecamatan Besuki, angin kencang merusak 30 rumah warga. Sementara di Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, tercatat dua rumah terdampak.
Di Kecamatan Kalidawir, kerusakan terjadi pada empat rumah di Desa Kalibatur. Adapun di Kecamatan Tanggunggunung, angin kencang merusak tiga rumah di Desa Ngrejo dan 12 rumah di Desa Tenggarejo.
Sudarmadji menjelaskan, hingga Jumat pagi BPBD Tulungagung telah melakukan asesmen awal terhadap 26 rumah terdampak, sementara sisanya masih dalam proses pendataan lanjutan.
"Petugas kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan sebagai dasar pengusulan bantuan. Proses asesmen masih berjalan," ujarnya.
Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Tulungagung telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal dan sembako kepada warga terdampak.
Terpal digunakan untuk menutup bagian atap rumah yang rusak guna mencegah kebocoran saat hujan.
"Penanganan saat ini masih bersifat sementara. Bantuan lanjutan akan diusulkan setelah asesmen selesai," kata Sudarmadji.
BPBD Tulungagung mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang, serta segera melaporkan kejadian kebencanaan kepada petugas setempat.
Editor : Wahyudi