KLIKJATIM.Com | Gresik - Tim Satgas Pangan bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik mendatangi sejumlah pasar dan agen. Petugas memastikan stok sembako di Kabupaten Gresik menjelang Hari Raya Idul aman. Kamis (30/4/2020).
Salah satunya pasar Baru Gresik di Jalan Gubernur Suryo Gresik sejumlah harga bahan pokok seperti beras, gula, cabai, bawang, daging ayam daging sapi dipantau masih normal.
Sumiati, salah satu pedagang sayuran mengatakan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Gresik membuat omzet dagangannya turun. Pembeli jarang ke pasar.
"Mungkin dikira pasar tutup. Omzet turun 70 persen lebih," ujar wanita berusia 40 tahun ini.
Dia hanya bisa mengipasi dagangannya saja. Tomat, cabai masih menumpuk. Begitu pula dengan bawang merah dan bawang putih. Hingga siang ini belum ada pembeli yang mampir ke lapaknya. "Sepi tidak ada pembeli," ucapnya.
Kepala Diskoperindag, Agus Budiono, meminta para pedagang tetap mentaati anjuran protokol kesehatan seperti menggunakan masker, cuci tangan sebelum masuk pasar.
[irp]
Usai meninjau pasar, pihaknya langsung bergerak menuju agen sembako terbesar di Gresik dan sejumlah toko swalayan.
"Harga sembako stabil dan aman ketersediaan juga aman, masih ada harga yang tinggi tapi sudah turun dibanding minggu lalu seperti bawang merah, gula," terangnya.
Lanjut Agus, seperti harga gula sekarang sudah turun harganya rata-rata Rp16 ribu dan Rp 17 ribu. Telur, daging ayam, daging sapi semua turun.
"Banyak pedagang mengalami penurunan karena memang jarang ada interasksi pembeli selama PSBB," jelasnya.
Dia menegaskan jika pasar atau tempat agen harus lebih melengkapi protokol kesehatan. Jika kedapatan ada yang positif covid-19. Maka resikonya akan ditutup untuk sementara waktu.
Sementara itu, Kasatreskrim polres Gresik, AKP Panji Pratistha Wijaya memastikan bahan pokok di Gresik aman. Stok beras dan lainnya tersedia hingga beberapa bulan kedepan.
[irp]
"Masyarakat diminta tidak perlu melakukan panic buying," tegasnya.
Meski stok aman, Panji menyoroti masih ada yang belum melengkapi protokol kesehatan. "Masih perlu dilengkapi lagi tempat cuci tangan," pungkasnya. (iz)
Editor : Redaksi