KLIKJATIM.Com | Gresik -Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik berupaya meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat selama 2020. Salah satunya, PDAM bertekad menjadi perusahaan yang nihil keluhan alias Zero Complain.
[irp]
Dirut PDAM Gresik, Siti Aminatus Zariyah menjelaskan, tahun ini kapasitas PDAM Gresik akan bertambah dari yang semula 1.252 menjadi 1.552 liter perdetik. “Kenaikan kapasitas ini karena akhir Januari 2020, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan sudah mengalir. Gresik mendapatkan 1.000 liter perdetik, namun pada tahap awal air yang disalurkan hanya 300 liter per detik,” ujarnya.
Dikatakan, tahun ini pihaknya melakukan sejumlah strategi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah revitalisasi pipa. Saat ini, pipa PDAM ditanam pada era 1900-an atau lebih dari 20 tahun. “Selama ini yang menyebabkan keluhan karena pipa rusak karena dimakan usia. Kerusakan itu menjadi faktor utama kebocoran. Jika bocor tentu cara menanganinya harus dengan mematikan debit air,” imbuhnya.
[irp]
Sementara itu, Direktur Umum PDAM Gresik, Heru Budi Hartono menambahkan, sepanjang 2019, PDAM Gresik berhasil membukukan pendapatan sekitar Rp 9 miliar. Pendapatan tersebut berasal dari 96.500 pelanggan Sambungan Rumah Tangga (SRT) dan 200 Sambungan Industri (SI).
Hasil itu tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Untuk proyek BGS (Bendung Gerak Sembayat) nilai investasi Rp 718 miliar diperkirakan akan beroperasi akhir 2021. Dengan adanya tambahan pasokan air, maka kapasitas PDAM akan bertambah,” kata Heru. (*/mkr)
Editor : Redaksi