KLIKJATIM.Com | Gresik - Untuk meningkatkan produksi air bersih di Kabupaten Gresik, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik mulai mengerjakan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat. Kegiatan pemancangan tiang dikerjakan PT PP Krakatau Tirta Industri (KTI).
[irp]
Pemancangan tiang perdana untuk pondasi pompa air baku atau Intake dilakukan Senin (27/4/2020). Sesuai masterplan, Intake yang dibangun mampu menampung air dari bengawan solo hingga 1.000 kubik. Direktur PT PP Krakatau Tirta Industri (KTI), Arijanto Trio Leksono mengatakan, pemancangan tiang perlu dilakukan dikarenakan lahan yang akan digunakan sebagai area pembangunan Intake bertekstur lunak dan mudah bergeser.
Dikatakan, pemancangan itu tidak lepas dari riwayat lahan yang dulunya sebagai tambak. “Kedalaman pondasi pancang ini hingga 23 meter kedalam tanah sehingga sangat kokoh,” kata Arijanto.
Dijelaskan, secara keseluruhan progres pembangunan proyek SPAM BGS saat ini sudah mencapai 30 persen. Pekerjaan pembangunan Instalasi Pengolah Air (IPA), pembangunan Resevoar di Manyar, pembangunan Intake dan kegiatan pipanisasi dilakukan secara pararel. “Kami optimis Desember proyek sudah selesai dan Februari air sudah bisa mengalir ke rumah masyarakat,” tegasnya.
[irp]
Di tempat yang sama Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zahriyah berkomitmen untuk memberikan dukungan sekaligus mengawal proyek SPAM BGS agar bisa rampung sesuai dengan target.
Menurutnya, khusus untuk kegiatan pipanisasi dari IPA menuju pertigaan Bungah sejauh 7,8 kilometer saat ini sudah mencapai lebih dari 60 persen. Pipa yang memiliki diameter 1,1 milimeter itu nantinya akan mendistribusikan air bersih hingga 1.000 liter perdetik.
Nantinya pada awal 2021 jumlah air yang didistribusikan dari SPAM BGS mencapai 500 liter perdetik. Jumlah itu akan bertambah menjadi 750 liter perdetik pada tahun kedua dan 1.000 liter perdetik ditahun ketiga. (hen)
Editor : Abdul Aziz Qomar