klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pengrajin Kopiah Lukis Gresik Tetap Tersenyum Meski Omzet Turun Drastis

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pembuatan kopiah lukis khas Gresik di Jalan Panglima Sudirman. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)
Pembuatan kopiah lukis khas Gresik di Jalan Panglima Sudirman. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Sejak adanya Pandemi Covid-19 tak mudah bagi para pelaku UMKM untuk tetap memutar roda bisnis. Sepinya pasar membuat usaha yang dirintis terancam gulung tikar.

Dari sekian banyak UMKM yang tumbuh di Kabupaten Gresik, ada satu brand, Sekaone yang juga terdampak pandemi Covid-19. Padahal jelang Ramadan, produsen kopiah lukis anak ini biasanya sudah mengirim pesanan reseller dari dalam dan luar kota bahkan hingga luar pulau.

"Perbandingannya kalau tahun kemarin, sebulan sebelum puasa kami bisa mengeluarkan 276 kodi ke reseller. Kalau sekarang, Ramadan kurang beberapa hari tapi kami masih mengeluarkan 64 kodi," kata M. Anhar, pemilik Sekaone, Rabu (22/4/2020).

Meski begitu, Anhar mengaku, tak mengeluh berlebihan atas situasi ini. Data di atas diungkap hanya sebagai gambaran tentang bisnisnya sebelum ada pandemi dan ketika ada pandemi.

"Kalau dibilang susah semuanya juga merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Jadi kalau kami mengeluh secara berlebihan rasanya juga tidak tepat," ujar pria 28 tahun itu.

[irp]

Lanjut Anhar, terpenting saat ini dirinya tetap berusaha menggali ide-ide baru untuk memunculkan karya-karya kreatif yang lebih segar agar produknya tetap bisa diserap pasar. 

Untuk produk kopiah lukis anak tema-temanya memang tidak mengalami banyak perubahan, yakni masih seputar kartun anak seperti figur tayo, kereta api, transformers, spiderman, cars, masjid dan anak sholeh. 

"Kalau temanya masih tetep, kami hanya kembangkan desain motifnya agar ada perbedaan dari tahun kemarin," ungkap Anhar saat ditemui di workshopnya kawasan Jalan Panglima Sudirman Gresik.

Ayah dua anak itu juga menambahkan, jika sebenarnya brand Sekaone miliknya memiliki planing untuk mengembangkan lukis kaos dan jeans. Hanya saja planing ini masih belum direalisasikan karena masih dalam tahap trial and eror (eksperimen) mengingat bahan kaos dan jeans memiliki karakter yang berbeda dengan bahan kopiah lukis anak.

"Kita masih eksperimen untuk matrial catnya. Sebab bahan kaos dan jeans berbeda dengan bahan kopiah lukis anak. Karena itu sedang kami cari formula cat yang bisa menempel kuat dan awet di permukaan kain kaos dan jeans," jelasnya.

[irp]

Anhar juga berpesan kepada rekan-rekannya sesama UMKM dimanapun berada agar tidak terlalu larut dengan kesedihan akibat lesunya pasar yang terjadi saat ini. Tetap semangat dan optimis karena badai Covid-19 akan berlalu.

"Saya yakin bisnis akan kembali bergairah selepas pandemi. Jadi kita tak boleh menyerah, kalau Naruto bilang ini jalan ninja, kita tak boleh pantang mundur apalagi menyerah," pungkas Anhar sambil tertawa. (bro)

Editor :