KLIKJATIM.Com | Gresik—Puluhan Tenaga Kerja Indoensia (TKI) yang baru saja tiba di Gresik harus menjalani tes kesehatan di Puskesmas Manyar. Kebanyakan mereka TKI asal kecamatan di Gresik Utara.
Ada sekitar 30 TKI yang baru saja tibu. Sebelumnya di Bandara Juanda mereka juga telah menjalani rapid tes dan hasilnya semua negatif. Meski begitu Pemkab Gresik tak ingin mengambil resiko dan melakukan tes kesehatan lagi di Puskesmas Manyar.
[irp]
“Dari tes yang dilakukan terhadap para TKI semuanya hasilnya negative,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskemas Manyar, dr. Setyo Rini, Jumat (24/4/2020).
Menurut Rini, meski para TKI ini tidak memiliki gejala virus corona atau covid-19, mereka akan tetap akan dilakukan karantina selama 14 hari.
“Kami akan berikan surat keterangan sehat, tapi tetap dikarantina, sebagai antisipasi saja,” terang Rini.
Rini mengatakan, Puskesmas Manyar ditunjuk Dinas Kesehatan Pemkab Gresik untuk melayani tes kesehatan bagi para perantau dari wilayah Gresik Utara. Mereka rata-rata berasal dari Kecamatan Bungah, Dukun, Sidayu, Ujungpangkah dan Panceng.
[irp]
“Manyar lokasinya strategis, setelah di tes kalau sehat boleh melanjutkan perjalanan,” katanya.
Camat Manyar, Siti Nadillah menambahkan, nantinya para TKI yang telah menjalani tes kesehatan di Puskesmas Manyar akan dipantau lagi oleh masing-masing puskesmas.
“Kalau Puskesmas Manyar sifatnya hanya screening awal saja, selebihnya dikembalikan kepada puskesmas masing-masing,” urainya. (mkr)
Editor : Redaksi