klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gresik Siap Tempur di "Grup Neraka" Futsal Porprov Jatim 2025

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Tim futsal putra Gresik usai latihan (Dok)
Tim futsal putra Gresik usai latihan (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Drawing cabang olahraga (cabor) futsal Porprov IX Jawa Timur 2025 wilayah Malang Raya telah resmi diumumkan. Sebanyak 16 tim putra dipastikan akan bersaing di putaran final. Tim futsal putra Gresik tergabung di Grup A bersama sejumlah tim kuat seperti Kota Malang, Kabupaten Magetan, dan Kota Surabaya.

Empat tim—yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, dan juara bertahan Sidoarjo—lolos ke putaran final melalui jalur wild card. Sementara itu, 12 tim lainnya melaju lewat babak Pra Porprov.

Melihat hasil undian tersebut, banyak pihak menyebut Grup A sebagai “grup neraka” karena diisi oleh tim-tim unggulan. Persaingan ketat dan pertandingan sengit diprediksi akan terjadi. Namun, pelatih futsal putra Gresik, Ambar Supriyanto, mengaku tak terlalu memusingkan anggapan tersebut.

“Semua tahu, sekarang kekuatan futsal di Jatim sudah merata di tiap kabupaten/kota. Untuk drawing ini, saya pikir tidak ada grup yang benar-benar berat. Semua punya kans yang sama untuk menang,” ujarnya usai sesi latihan, Sabtu, 31 Mei 2025.

Eks pelatih tim futsal PON Jatim 2024 itu menjelaskan bahwa para pemainnya kini dalam kondisi prima menjelang Porprov yang akan digelar di Malang pada Juni mendatang. Persiapan fisik, taktik, dan mental terus ditanamkan dalam setiap sesi latihan.

Baca juga: Semangat Sportivitas di Pertandingan Persahabatan Futsal Tuli Lamongan
“Kami beri porsi latihan fisik, taktik, juga mental. Alhamdulillah tidak ada kendala serius. Target kami jelas: setiap laga harus menang. Itu yang terus kami tanamkan ke para pemain,” ungkap Ambar yang akrab disapa Supri.

Secara terpisah, manajer tim futsal putra Gresik, Pondra Priyo Utomo, menyatakan bahwa dirinya juga tidak mempermasalahkan anggapan mengenai grup neraka. Menurutnya, kekuatan tim-tim futsal saat ini sudah cukup merata.

“Biasa saja. Tidak ada grup neraka. Semua tim punya peluang yang sama untuk menang. Dulu mungkin futsal belum merata, tapi sekarang kekuatannya setara. Misalnya, kami pernah menang atas tuan rumah Malang di Kejurprov. Jadi kami tetap optimis,” jelasnya.

Untuk menghadapi Porprov 2025, Pondra menyebut tim Gresik akan membawa 18 pemain ke Malang. Dari jumlah itu, 14 pemain merupakan hasil seleksi resmi KONI, sementara 4 lainnya berasal dari jalur mandiri.

“Fix, kami bawa 18 pemain. 14 dari jalur seleksi KONI, dan 4 pemain jalur mandiri. Tim ini sudah menunjukkan konsistensi selama persiapan, uji coba, dan latihan. Kami sangat optimis bisa memenuhi target,” ujar anggota Fraksi PKB DPRD Gresik tersebut. (qom)

Editor :