KLIKJATIM.Com | Sumenep - Nia Kurnia Fauzi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menunjukkan kepeduliannya dalam menangani masalah stunting di wilayahnya.
Ia menyambangi dua rumah warga di Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, yang diketahui memiliki anak-anak dengan kondisi stunting.
Salah satu keluarga yang dikunjungi memiliki bayi kembar tiga yang seluruhnya mengalami masalah pertumbuhan, sementara keluarga lainnya memiliki seorang bayi laki-laki dengan kondisi serupa.
“Stunting bukan hanya perkara kesehatan anak, melainkan menyangkut masa depan bangsa. Kita semua bertanggung jawab untuk mengatasinya,” ungkap Nia pada Klikjatim, Kamis (8/5).
Dalam kegiatan tersebut, Nia hadir bersama rombongan dari TP PKK Sumenep, Dinas Kesehatan P2KB, Dinas Sosial, Baznas, dan tim medis dari puskesmas setempat.
Mereka membawa sejumlah bantuan yang terdiri dari makanan bergizi tambahan, perlengkapan untuk bayi, serta bantuan finansial bagi keluarga yang terdampak.
Nia mengungkapkan, bahwa menangani tiga bayi sekaligus dalam kondisi stunting membutuhkan perhatian dan tenaga ekstra.
“Kami datang bukan sekadar memberi bantuan, tapi juga untuk menyuntikkan semangat agar orang tua tetap kuat dan percaya diri dalam merawat buah hati mereka,” tutur istri Bupati Sumenep itu.
Setelah memberikan perhatian pada keluarga bayi kembar, kunjungan dilanjutkan ke rumah keluarga lainnya yang juga memiliki anak stunting.
Nia juga menyampaikan pentingnya menjaga pola makan seimbang, kebersihan lingkungan, serta memaksimalkan penggunaan layanan kesehatan seperti posyandu dan puskesmas.
“Upaya pencegahan stunting sangat bergantung pada pemberian gizi yang tepat dan perawatan rutin. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa pemerintah dan PKK hadir dan siap mendampingi masyarakat,” ujarnya.
Pihaknya menekankan bahwa kasus stunting bisa dicegah jika dideteksi sejak awal. Ia juga meminta para kader PKK serta tenaga kesehatan di tingkat desa agar lebih proaktif dalam memantau tumbuh kembang anak balita.
“Kami tidak akan berhenti turun langsung ke masyarakat. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kami untuk memastikan setiap anak di Sumenep tumbuh dengan sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan,” tukasnya. (ris)
Editor : Hendra