KLIKJATIM.Com | Sumenep - Di kawasan Jalan Widuri, Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, berdiri megah sebuah gerbang tua yang menyimpan kisah kejayaan bangsawan masa silam.
Gerbang berwarna hitam itu dulunya menjadi akses utama menuju kediaman Raden Ayu Adipati Pekalongan, seorang tokoh keturunan langsung dari Sultan Abdurahman, penguasa Kerajaan Sumenep yang memerintah pada periode 1811 hingga 1854.
Tajul Arifin, seorang sejarawan Sumenep menjelaskan, bahwa bangunan gerbang ini masih berdiri dengan kokoh meskipun telah berusia ratusan tahun.
Ia menyebut gerbang itu sebagai saksi bisu dari kemegahan istana bangsawan pada masanya.
“Gerbang itu merupakan pintu masuk kediamannya yang masih bertahan hingga sekarang. Bahkan beberapa waktu lalu, masih terlihat ‘jading’ atau tempat untuk menampung air,” kata Tajul saat dihubungi Klikjatim, Sabtu (3/5) pagi.
Masyarakat setempat kerap menyebut tempat itu dengan sebutan “Pangeranan”, istilah khas lokal yang digunakan untuk merujuk pada tempat tinggal keluarga bangsawan atau keturunan raja.
Tajul yang pernah menjabat sebagai Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Sumenep inu berharap agar pemerintah daerah bisa lebih serius dalam merawat peninggalan sejarah tersebut.
“Pemerintah seharusnya hadir dan mengambil peran dalam pelestarian warisan sejarah agar tidak hilang ditelan zaman,” tuturnya.
Sayangnya, situs-situs bersejarah seperti ini kini mulai terabaikan dan kurang mendapatkan perhatian, terutama jika tidak lagi ditempati oleh keturunan aslinya. (ris)
Editor : Hendra