klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ketua DPRD Gresik Minta Penambahan Dapur Umum untuk Korban Banjir

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir (kaos kuning) saat meninjau penanganan banjir di Desa Kedungrukem (Dok)
Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir (kaos kuning) saat meninjau penanganan banjir di Desa Kedungrukem (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Banjir yang melanda wilayah Gresik Selatan merendam ribuan rumah warga akibat luapan Kali Lamong. Belasan desa terdampak dan terendam air.

Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, melakukan inspeksi ke sejumlah wilayah yang terkena banjir dan meminta Pemkab Gresik menambah titik dapur umum. Menurutnya, jumlah dapur umum yang tersedia masih kurang untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

"Titik konsentrasi dapur umum seperti di Kecamatan Benjeng hanya di Balai Desa Kedungruke. Padahal, banjir sudah meluas ke beberapa desa seperti Munggugianti, Bulurejo, Sirnoboyo, Klampok, dan sekitarnya," ujarnya pada Selasa malam, 25 Februari 2025.

Syahrul juga meminta pimpinan kecamatan, desa, serta BPBD agar menyiapkan balai desa setempat sebagai pusat logistik dan dapur umum.

"Mohon balai desa setempat segera dipersiapkan. Mari bergotong royong, terutama untuk menyediakan sarapan pagi bagi warga terdampak. Anggaran bisa dialokasikan dari dana kebencanaan," tegasnya.

Baca juga: Banjir Kali Lamong Rendam Ribuan Rumah di Gresik, Aktivitas Warga Lumpuh
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Sukardi, menyampaikan bahwa banjir di beberapa wilayah mulai surut.

"Di Kecamatan Balongpanggang sudah 100% surut. Benjeng sudah 80�n diharapkan besok pagi bisa benar-benar kering. Di Kecamatan Cerme, hanya tersisa beberapa desa dengan genangan setinggi 20 cm. Sedangkan di Kecamatan Driyorejo, banjir masih bertahan akibat dampak luapan dari Surabaya," ungkapnya.

Berdasarkan data BPBD per 25 Februari 2025, banjir di Gresik Selatan akibat luapan Kali Lamong meliputi Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, dan Cerme. Sementara banjir akibat luapan Kali Surabaya berdampak di Kecamatan Driyorejo. Ada pula banjir di Wilayah Wringinanom. (qom)

Editor :