KLIKJATIM.Com | Jember – Musibah banjir bandang yang melanda tiga desa di Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember pada Minggu (22/12/2024), menyebabkan kesulitan besar bagi warga, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih.
Tiga desa yang terdampak adalah Desa Pringgondani, Desa Jambearum, dan Desa Gunungmalang, akibat hujan lebat yang melanda wilayah tersebut.
Banjir bandang menyebabkan rusaknya jaringan pipa dan fasilitas penampungan air bersih yang melayani dua desa, yakni Desa Jambearum dan Desa Pringgondani. Hal ini mengakibatkan ratusan warga kesulitan memperoleh air bersih.
Menanggapi kondisi tersebut, PMI Jember bekerja sama dengan BPBD Jember dan Perumdam Tirta Pandalungan Jember segera melakukan upaya untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Mereka mendistribusikan air bersih sementara sambil menunggu proses perbaikan jaringan pipa dan fasilitas penampungan yang rusak.
"Akibat banjir bandang, fasilitas air bersih mengalami kerusakan. Untuk memenuhi kebutuhan air ratusan kepala keluarga di kedua desa, BPBD Jember menempatkan bak penampungan air sementara di beberapa titik di Desa Pringgondani dan Jambearum," ujar Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jember, Mamang Pratidina, saat dihubungi wartawan, Kamis (26/12/2024).
Baca juga: Alternatif Hindari Macet Libur Nataru: Terbang dengan Cessna 172 P dari Bandara Notohadinegoro JemberSebagai tambahan, Tim WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) Promotion PMI Jember menambah empat tandon air dengan kapasitas total 4.800 liter. Tandon-tandon ini ditempatkan di empat titik di Desa Jambearum, yang diharapkan dapat melayani sekitar 400 kepala keluarga di Dusun Karang Sampurna.
"Desa lainnya ditangani oleh BPBD Jember, dan sebagian bantuan juga diberikan di Desa Jambearum," lanjut Mamang.
Bantuan air bersih ini direncanakan akan berlangsung selama 14 hari, namun jika masih diperlukan, penempatan tandon air dan distribusi air bersih akan diperpanjang. (qom)
Editor : Muhammad Hatta