KLIKJATIM.Com | Jember - Menyambut perayaan Natal pada 25 Desember 2024, umat Kristen di seluruh dunia tengah mempersiapkan berbagai hal, salah satunya hampers atau bingkisan hadiah. Salah satu tren terbaru dalam hampers adalah jajanan Jelly tiga dan empat dimensi (3D/4D) yang semakin diminati.
Mochammad Sholihin, atau yang akrab disapa Emso (35), seorang pembuat jajanan modern asal Jember, mengungkapkan bahwa pesanan hampers Jelly 3D/4D sangat tinggi. Dalam waktu kurang dari sebulan, omset yang ia peroleh mencapai Rp5-6 juta.
"Jajanan jelly ini sudah saya geluti selama 5-6 tahun, tidak hanya saat Natal, tetapi juga pada momen lainnya seperti Lebaran. Tentu dengan tema yang berbeda," ujar Emso, Minggu (22/12/2024).
Keunikan dari jajanan jelly buatannya terletak pada teknik dan kreativitas dalam pembuatannya. Jelly 3D dan 4D yang ia buat memerlukan ketelatenan dan inovasi tinggi.
"Jelly 3D dan 4D ini adalah pengembangan dari puding yang saya kreasikan. Untuk Natal tahun ini, kami menciptakan inovasi jelly drawing dengan desain wajah Santa, yang sangat ikonik dan cocok dengan suasana Natal," tambahnya.
Baca juga: Febriana Dwipuji Kusuma Kembali ke Jember, Berikan Inspirasi kepada Atlet Muda Usai Sukses di Kejuaraan InternasionalHarga hampers Jelly 3D/4D yang dijual Emso berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp350 ribu, tergantung pada desain dan paket yang dipilih. Jelly tersebut dapat bertahan hingga 7 hari jika disimpan dalam kulkas, namun hanya bertahan 1 hari pada suhu ruang.
Emso mengaku, meski banyak permintaan dari luar kota, pemesan terbesar justru datang dari luar Jawa, seperti Sulawesi dan Papua. Menurutnya, banyak orang yang ingin mengirim hampers Natal kepada keluarga atau teman-teman di berbagai daerah.
Pemasaran produk ini dilakukan secara online melalui media sosial Instagram (@Guzel_Jelly) dan aplikasi WhatsApp. Emso pun menyatakan, meskipun tidak memiliki toko fisik, omset bersih yang diterimanya dalam waktu singkat cukup mengesankan, mencapai Rp5-6 juta dalam waktu kurang dari sebulan. (qom)
Editor : Muhammad Hatta