klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pemilihan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur Urung Aklamasi, KH Makki Nasir Mencalonkan Diri

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
KH. M. Makki Nasir, Ketua PCNU Bangkalan saat menyampaikan keterangan kepada Wartawan di arena Konferwil (Diana/Klikjatim.com)
KH. M. Makki Nasir, Ketua PCNU Bangkalan saat menyampaikan keterangan kepada Wartawan di arena Konferwil (Diana/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jombang - Pemilihan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur dalam Konferwil ke-18 di Ponpes Tebuireng Jombang rencananya akan dilaksanakan dengan musyawarah mufakat alias aklamasi. Kandidatnya yakni KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin, yang diusulkan mayoritas PCNU. Gus Kikin tak lain adalah Pj Ketua PWNU Jawa Timur saat ini sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.

Namun dalam sidang pleno pemilihan ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur tersebut, salah satu peserta Konferwil menyatakan mencalonkan diri. Yaitu KH. M. Makki Nasir, Ketua PCNU Bangkalan. Sehingga pemilihan Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim potensial diikuti dua kandidat.

Dengan begitu pimpinan sidang yakni KH Amin Said Husni memberikan opsi kedua dari ketentuan pemilihan Ketua PWNU Jatim, dengan cara pencalonan diri karena musyawarah mufakat tidak terselesaikan.

"Sehingga untuk pemilihan Ketua PWNU Jatim menggunakan mekanisme kedua yakni pencalonan diri. Yang akan dilanjutkan setelah ishoma," katanya menutup sidang pleno Konferwil ke 18 PWNU Jatim, Sabtu 3 Agustus 2024 jelang waktu Maghrib, di Ponpes Tebuireng Jombang.

Kepada Wartawan, Kyai Makki menyampaikan alasan mencalonkan diri sebagai Ketua PWNU Jatim periode 2024-2029, yakni sebagai wujud cinta dirinya kepada Jam'iyah NU, yang ingin menjadikan organisasi lebih baik lagi.

Baca juga: KH Anwar Manshur Ditetapkan sebagai Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur Periode 2024-2029
Kyai Makki mengibaratkan proses spooring pada kendaraan untuk melaju nyaman dan aman. Perlu diketahui, proses spooring adalah proses pada mobil untuk meluruskan kembali kedudukan empat roda mobil seperti awal, sesuai dengan settingan pabrik. Biasanya dua roda depanlah yang akan diluruskan dan diatur agar kembali seperti sedia kala.

“Sehingga tidak merusak rel. Roda-rodanya ini juga butuh sopooring. Selaras antara kiri dan kanan. Maka saya siap mendedikasikan diri untuk mencalonkan diri sebagai Ketua PWNU Jatim 2024-2029,” ujar Kyai Makki.

Dia juga mengatakan jika pencalonan dirinya telah melalui proses perenungan dan dia telah sowan kepada sejumlah pihak.

"Saya masuk dalam bursa (Calon Ketua) ini untuk menyemarakkan Konferwil PWNU Jatim ini. Di NU ini tidak ada pendaftaran dan sebagainya, tapi memberitahukan saya mencalonkan diri. Tradisi di NU kita sowani dari Bangkalan akan mencalonkan diri," pungkasnya. (qom)

Editor :