klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dorong Kemajuan Industri Jombang di Level Internasional, Indonesia Royal Paper Ekspor Perdana

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Seremonial pemberangkatan ekspor perdana PT Indonesia Royal Paper di Jombang (Diana/Klikjatim.com)
Seremonial pemberangkatan ekspor perdana PT Indonesia Royal Paper di Jombang (Diana/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jombang - Salah satu pendorong kemajuan industri di Kabupaten Jombang, salah satunya perusahaan kawasan berikat PT Indonesia Royal Paper lakukan ekspor produk perdana ke China, Selasa (11/6/2024).

Pemberangkatan ekspor perdana dihadiri Pj Bupati Jombang Sugiat serta jajaran pejabat Pemkab Jombang, juga Petugas Bea Cukai Kediri dan Jawa Timur berlangsung didalam perusahaan kertas/paper ini yang terletak di Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso.

Rangkaian pemberangkatan ekspor perdana ini cukup meriah, diawali dengan seremonial syukuran potong tumpeng, pemotongan pita bunga melati, serta pemecahan kendil secara simbolis melepas sejumlah konteiner berisi produk yang akan diekspor.

"Untuk hari ini kita ekspor 10 konteiner, dengan jumlah total keseluruhan yang akan di eskpor adalah 750 ton paper, ini kami lakukan secara bertahap dalam seminggu, dengan tujuan China," kata General Manager PT Indonesia Royal Paper, Surya Widada.

Ia menjelaskan jika produk paper yang diproduksi adalah kertas jenis korbot berwarna cokelat dengan ketebalan 0,5 sentimeter, dengan 420 gsm, yang dapat digunakan untuk berbagi jenis pendukung produk lain.

"Biasanya untuk menggulung benang, plastik, kain, dan palet yang terbuat dari kertas," tambahnya.

Untuk saat ini capaian pasar internasional PT Indonesia Royal Paper telah menduduki di sejumlah negara, seperti Vietnam dengan peluang besar, Thailand, China, dan Korea yang sedang berproses pengiriman sampel.

"Potensi ekspor sangat besar, dengan bahan baku daur ulang karton yang banyak dijumpai, selain itu jika kekurangan bisa impor occ kardus. Dengan kapasitas produksi perbulan mencapai 15 ribu ton," jelasnya.

Sementara itu Pj Bupati Jombang Sugiat turut mendukung ekspor perdana paper ini, dengan harapan industri di kota santri ini semakin maju dan mendunia, serta dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat.

"Ekpsor perdana kawasan berikat harus kita dorong, berikut juga industri lain di Jombang agar selalu tumbuh untuk perekonomian warga, mengatasi pengangguran dan kemsikinan ekstrim, juga angka stunting sehingga jika terus berkembang kesejahteraan warga dicapai," ungkap Pj Bupati Sugiat.

Pj Bupati Sugat juga mengapresiasi produksi paper di kawasan berikat, selain menembus pasar internasioal dengan penyerapan tenaga kerja lokal, juga turut dalam membantu permasalahan sampah daur ulang.

"Sekali lagi terimakasih atas ekspor perdana hang sudah kuasi pasar internasional apalagi domestik, juga pemberdayaan pekerja lokal guna mengurangi pengangguran. Menggunakan bahan daur ulang yang jadi salah satu solusi meski belum keseluruhan, tapi membantu permasalahn sampah di Jombang," tuturnya.

Selanjutnya untuk lebih jauh terhadap masa depan investasi di Jombang, ia mengungkapkan agar tidak segan melirik kota santri menjadi destinasi penanaman investasi, sesuai dengan gerakan yang diarahkannya yakni Jombang ramah investasi.

"Kami juga bentuk tim percepatan dan pengawasan investasi, agar para investor tidak segan untuk berinvestasi di Kabupaten Jombang tanpa prosedur yang berbelit-belit," pungkasnya. (qom)

Editor :