KLIKJATIM.Com | Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban mengklaim pembelian Elpiji 3 kilogram dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dapat mencegah kelangkaan.
Hal ini, disampaikan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah dan Perdagangan (Diskop UKM Perdag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya, jika ia percaya, kebijakan pembelian Elpiji menggunakan KTP mampu mengendalikan stok elpiji agar tidak terjadi kelangkaan.
"Kebijakan ini sekaligus untuk mengantisipasi penyalahgunaan, seperti penimbunan," ujarnya, Sabtu 8 Juni 2024.
Lebih lanjut Agus mengklaim, sejak akhir 2023 lalu, pembelian elpiji di Kabupaten Tuban dengan menunjukan KTP sudah mulai diterapkan secara bertahap di agen maupun kios-kios resmi.
"Beberapa waktu lalu kita telah melakukan pemantauan, beberapa kios dan agen telah menerapkan pembelian menggunakan pendataan KTP," imbuhnya.
Baca juga: SK Baru Perpanjangan Jabatan Kades di Tuban Masih MengambangTak hanya itu menjelang Hari Raya Idul Adha Agus memprediksi akan ada peningkatan pemakaian elpiji di Kabupaten Tuban guna mengantisipasi hal tersebut, jika memang dibutuhkan ia akan meminta adanya penambahan kuota.
"Kalau memang diperlukan penambahan kuota, maka akan kami ajukan. Menjelang Hari Raya Idul Adha seperti ini,” bebernya.
Sebagai informasi tambahan mulai tertanggal 1 Juni 2024.Kementerian ESDM bersama PT Pertamina Patra Niaga mulai menerapkan pembelian l tabung gas elpiji 3 kilogram menggunakan KTP. (qom)
Editor : Muhammad Nurkholis