KLIKJATIM.Com | Jombang - Nama KH Zahrul Azhar Asumta yang akrab disapa Gus Hans, kini masuk dalam bursa Bakal Calon Bupati (Bacabup) untuk Pilkada Jombang November mendatang dari partai Golongan Karya (Golkar).
Bahkan Gus Hans sudah mempersiapkan program yang akan ditawarkan kepada masyarakat Jombang.
Dalam langkahnya menjadi calon pemimpin Kabupaten Jombang, akan mengusung konsep atau memperkenalkan Desentralisasi Birokrasi dan Pemberdayaan untuk Desa, yang dimana dalam hal ini dipandang perlu untuk masyarakat guna menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Yakni dengan memberikan kewenangan dan sumber daya yang lebih besar kepada desa, menurutnya perlu diberlakukan desentralisasi birokrasi, atau memperluas akses desa. Akses kesehatan, akses pendidikan dan juga akses informasi akan tersedia di deaa. Sehingga warga yang akan mengakses berbagai fasilitas tersebut, tak selalu harus ke pusat kota.
"Ini bisa terjadi jika memang ada semangat untuk desentralisasi, artinya share of authority dari kabupaten ke desa-desa. Jadi ini adalah langkah strategis untuk mempermudah masyarakat mendapatkan segala akses lebih singkat tidak harus ke kabupaten, tapi cukup di desa," kata Gus Hans dari Interlaken Ost, Swiss.
Baca juga: Maju Pilwali Surabaya, Gus Hans Mendapat Lampu HijauDalam mewujudkannya, Gus Hans mengatakan jika nantinya akan didukung oleh para sarjana yang ditugaskan oleh Pemerintah Kabupaten untuk mengabdi di desa.
"Ada bidan desa kita munculkan, kita support lebih lebih intens lagi juga perawat dan juga para sarjana-sarjana S1 fresh graduate kita wajibkan untuk mengabdi dengan biaya dari pemerintah kabupaten untuk bisa mengembangkan daerah masing-masing tergantung dari pembidangan dan juga andalan dari daerah tersebut," urainya.
Selain itu juga harus dilakukan pemetaan potensi yang ada dalam sebuah Desa, sehingga sumber daya manusia yang tepat mampu mendukung stategi konsel yang akan diusung oleh Gus Hans nantinya.
"Misalnya daerah tersebut atau desa tersebut dominan dengan pertanian maka S1 pertanian dan juga S1 ekonomi bisa kita letakkan disana," ujarnya.
Lebih lanjut dalam menunjang konsep-konsep yang ia tawarkan, menurut Gus Hans dibutuhkan sarjana-sarjana di Kabupaten Jombang yang mempunyai kompetensi tinggi dibidannya, bahkan jika diperlukan juga akan mengirim generasi muda untuk menimba ilmu sampai luar negeri.
"Kami pun di Eropa sedang mencarikan peluang-peluang yang ada di Eropa yang sudah kami komunikasikan ada di Jerman ada ausbildung, yaitu kerjasama antara kampus yang ada di Jombang dengan kampus yang ada di Jerman, mahasiswa Jombang bisa kuliah di Jerman sambil mendapatkan penghasilan yang gaji rata-rata di Jerman ini sebulan sekitar Rp25 sampai Rp30 juta tapi tetap bisa kuliah," pungkasnya. (qom)
Editor : Diana