KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Dua orang remaja di Kabupaten Bojonegoro meninggal setelah dirawat di rumah sakit. Kejadian yang mengakibatkan meninggal itu lantaran kecelakaan lalu lintas truk tangki dengan pengendara motor yang terjadi di ruas jalan Bojonegoro - Babat tepatnya di Desa Gunungsari Kecamatan Boureno pada senin (6/5/2024) kemarin malam.
Kecelakaan tersebut melibatkan pengendara motor yang diketahui remaja putri bernama ASH (15) dan C (15). Keduanya warga Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Jawa Tengah.
Sementara truk tangki dikemudikan oleh Budiono (53) asal Desa Gebang Malang Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, dan kernetnya Arip Mahmud (46) asal Desa Deru Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro.
Kapolsek Boureno AKP Matsuiswanto mengungkapkan bahwa kecelakaan lalu-lintas itu terjadi sekira pukul 18.15 menjelang Sholat Isya di jalan raya turut Desa Gunungsari Kecamatan Boureno.
"Kecelakaan melibatkan truk tangki dan pengendara motor beat, sekira pukul 18.15 jelang isya tadi, " ujar Matsuiswanto.
Ia menjelaskan bahwa kecelakaan itu bermula saat truk tangki dengan nomor polisi L 8015 DAB yang melaju dari arah barat ke timur atau Bojonegoro menuju Babat.
Dari arah berlawanan melaju motor beat bernomor polisi K 5753 BY yang dikendarai dua orang remaja putri. Sesampainya di lokasi kejadian diduga supir truk tangki melaju melebihi as jalan atau keluar jalur sehingga menabrak kedua korban.
"Akibat kejadian tersebut pengendara motor dan yang diboncengnya menderita luka-luka dan dibawa ke puskesmas Boureno untuk mendapatkan perawatan," pungkasnya.
Selanjutnya kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas diamankan di Polsek Boureno, sementara kasus kecelakaan lalu lintas ini ditangani oleh Satlantas Polres Bojonegoro.
Sementara itu, kanit laka lantas Polres Bojonegoro hingga kini belum dapat memastikan apakah truk tangki tersebut berisikan BBM atau tidak.
"Kalau terkait muatannya belum kami cek mas, namun kita sudah amankan mas untuk truknya", kata Kanit Laka Satlantas Polres Bojonegoro IPDA Septian.
Sementara itu, terkait surat izin muat bahan mudah terbakar pihak satlantas tidak mau berkomentar banyak, sehingga anggapan bahwa truk tangki tersebut memuat BBM ilegal kian kuat.
"Sampai dengan saat ini kita belum melakukan pengecekan mas apakah ada bahan bakarnya apa tidak," tambahnya.
Perlu diketahui, korban sempat dirawat di rumah sakit dan kemarin korban dinyatakan meninggal dunia. (gin)
Editor : M Nur Afifullah