klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kerusakan Jalan Ruas Desa Lampah - Bringkang Parah, Rencana Perbaikan Masih Dilelang Pemkab Gresik

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Salah satu warga melewati Jalan Lampah - Bringkang yang butug perbaikan (Ist)
Salah satu warga melewati Jalan Lampah - Bringkang yang butug perbaikan (Ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Jalan ruas Desa Lampah Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik yang menghubungkan Desa Bringkang Kecamatan Menganti mengalami rusak parah.

Karena itu Pemkab segera menganggarkan perbaikan jalan tersebut, prosesnya rekonstruksi jalan ruas Bringkang - Lampah masih dalam tahap lelang.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemkab Gresik Eddy Pancoro menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut sudah masuk tahap administrasi lelang. Berkas paket pekerjaan itu sudah berada di Badan Layanan Pengadaan (BLP). Jika lancar, bulan Mei mendatang pemenang lelang sudah didapat.

"Insyaallah Mei sudah ada pemenangnya. Nanti kemudian langsung dikerjakan," kata Eddy.

Eddy memperkirakan, setelah keluar pemenang lelang, pekerjaan baru bisa dimulai akhir Mei atau awal Juni. Ruas jalan tersebut akan dibangun cukup lebar dan panjang. Yakni dengan dimensi lebar 22 meter sepanjang 7 kilometer.

“Tahun lalu sudah dibangun di sisi barat dengan betonisasi. Ini kami lanjutkan sisanya pada 2024,” imbuh dia.

Baca juga: Beberapa Proyek Dinas PUTR Tahun 2023 Tak Selesai, Berikut Rinciannya
Berdasarkan pemantauan di laman LPSE Pemkab Gresik, rekonstruksi jalan Bringkang - Lampah dianggarkan dengan pagu Rp8 miliar lebih sedikit.

Ruas Bringkang – Lampah menjadi salah satu jalan krusial. Jalan tersebut pada 2024 ini akan tersambung hingga ke Lakarsantri, Surabaya. 

Tahun ini ruas Bringkang – Lakarsantri juga akan dilakukan lanjutan pembangunan. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pengembangan potensi perekonomian di wilayah Gresik Selatan.  

“Juga untuk menghubungkan ke ruas Jalan Nasional Bunder-Legundi," sambung Eddy.

Jalan tersebut dikeluhkan lantaran kondisinya yang memprihatinkan. Terdapat banyak genangan air cukup dalam karena paving mengalami ambles. Pengguna jalan pun sering kerepotan saat melintasi jalan tersebut.

Salah satu warga bernama Rofiul Jannah, warga Cermenlerek, menuturkan bahwa Jalan Bringkang-Lampah menjadi satu-satunya akses warga menuju jalan utama. Jalan yang terbuat dari paving block tersebut tampak cekung dan bergelombang pada beberapa sisi. Sehingga kerap menciptakan kubangan pada saat terjadi hujan. 

"Orang kerja dan belanja terbiasa lewat jalan situ. Jadi kalau akses jalan rusak sangat menghambat aktivitas banyak orang," tuturnya.

Sementara ini perbaikan jalanan berlubang hanya ditimbun dengan tanah urug putih. Dirinya berharap agar pemerintah segera melangsungkan perbaikan pada Jalan Bringkang-Lampah tersebut. "Jalannya sudah rusak dari dulu tapi makan lama makin parah," imbuhnya. (qom)

Editor :