KLIKJATIM.Com | Malang - Berbeda dengan Persebaya Surabaya yang mewajibkan kiriman video bagi pemain yang latihan di rumah, Arema FC tidak memerlukan lagi. Manajemen dan pelatih tidak mewajibkan pengiriman video namun meminta seluruh pemain yang berlatih di rumah tetap melaksanakan kewajibannya untuk latihan.
[irp]
"Kami memang meliburkan agenda tim dan meminta para pemain berlatih secara mandiri di rumah masing-masing karena pandemi virus corona. Dan kami tidak diwajibkan (kirim video). Kami berikan program latihan buat mereka agar tetap menjalankan latihan untuk menjaga kondisi mereka masing-masing," jata Asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto.
Diakui, sebelumnya pelatih memang menginstruksikan pemain untuk mengirim video latihan mandiri kepada manajemen untuk dipantau dan dievaluasi oleh staf pelatih. Latihan online Arema FC terbagi menjadi dua kategori.
[irp]
Yang pertama latihan secara mandiri, kedua, latihan dengan pengawasan pelatih via video call grup. Pada latihan mandiri, pemain akan diberikan program latihan yang wajib dilaksanakan dalam satu sesi tanpa pengawasan pelatih. Pemain wajib merekam semua kegiatan latihan yang nantinya disetorkan kepada tim pelatih.
"Tapi saat ini pemain Arema tidak lagi diwajibkan untuk mengirim video latihan mandiri ke tim pelatih," terang Charis Yulianto.
[irp]
Dikatakan, para pemain telah memahami program latihan yang disusun oleh tim pelatih selama jeda kompetisi. Meski demikian, Charis tidak membatasi jika pemainnya ingin melakukan kontak dengan pelatih untuk menanyakan hal yang belum dimengerti. (hen)
Editor : Wahyudi