klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Hingga 2023, DPKP-CK Bojonegoro Realisasikan 22. 528 Program RTLH

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Rumah tidak layak huni yang telah diperbaiki oleh Pemkab Bojonegoro (Afif/Klikjatim.com)
Rumah tidak layak huni yang telah diperbaiki oleh Pemkab Bojonegoro (Afif/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Dinas teknis yaitu Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKP CK) telah merealisasikan perbaikan sebanyak 22.528 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Bojonegoro.

Jumlah pembangunan RTLH ini dilakukan mulai 2019 hingga 2023 yakni melalui program Aladin (atap, lantai dan dinding rumah prasejahtera).

Jumlah itu tersebar di semua kecamatan. Penerimanya adalah warga yang kurang mampu. Perbaikan Aladin merupakan salah satu dari 17 program prioritas Bupati Ana Mu’awanah.

Kepala Dinas PKP Cipta Karya Bojonegoro, Satito Hadi melalui Sekretaris, Zamroni, mengatakan, pembangunan RTLH tersebut berasal dari 4 anggaran, APBD, PABD, APBN (DAK), BSPS dan CSR.

*Hingga kini sudah sebanyak 22.528 RTLH yang telah selesai dibangun mulai 2019 hingga 2023,” ungkapnya. Rabu (2/8/2023).

Berdasarkan data, pada 2019 lalu sebanyak 1.558 unit rumah dibangun berasal dari 4 anggaran, yaitu APBD sebanyak 690 unit, P-APBD sebanyak 549, DAK 119 unit dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 200 unit rumah.

Sementara untuk tahun 2020, pihaknya secara keseluruhan telah membangun 3.743 unit rumah. Jumlah ini terbagi dalam lima anggaran, yaitu APBD sebanyak 2.095 unit, P-APBD sebanyak 822 unit, DAK sebanyak 106 unit, BSPS 500 unit dan CSR sebanyak 220 unit.

Sedangkan untuk tahun 2021 ini ada 6.519 unit rumah selesai dibangun. Jumlah ini terbagi dalam lima anggaran, yaitu APBD sebanyak 3.915 unit, P-APBD sebanyak 2.161 unit, DAK sebanyak 49 unit, BSPS 96 unit dan CSR sebanyak 355 unit.

Kemudian ditahun 2022 sebanyak 5.108 unit dan pada tahun 2023, bersumber dari APBD sebanyak 296 unit, P-APBD sebanyak 3.028 unit dan sisanya dikerjakan provinsi dalam program BSPS dan CSR. Jadi jumlah total keseluruhan 22.528 unit sesuai target awal. (qom)

Editor :