klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dilarang Kontak Fisik dengan Pembeli, Penjualan Motor di Surabaya Turun

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Salah satu dealer motor di Jalan Diponegoro, Surabaya. (Arifin/klikjatim.com)
Salah satu dealer motor di Jalan Diponegoro, Surabaya. (Arifin/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Akibat pandemi coronavirus disease (covid-19) penjualan motor di Kota Surabaya ikut berdampak. Untuk mendapatkan satu pembeli saja, dealer kesulitan

Erwan seorang sales marketing di Surabaya mengaku, sejak mewabahnya virus corona, penjulan motor turun drastis. Biasanya, sehari puluhan motor bisa terjual.

[irp]

"Sekarang susah, mencari satu pembeli saja sudah susah," kata sales salah satu dealer di Jalan Diponegoro, Surabaya, Jumat (3/4/2020).

Dijelaskan Erwan, sejak ada virus corona, jam buka kantor marketing perusahaan motor dibatasi oleh Pemkot Surabaya. Kantor marketing diperbolehkan buka mulai pukul 10.00 WIB.

"Kalau tutupnya pukul 15.00 WIB," ujarnya.

[irp]

Erwan menambahkan, selain dibatasi jam buka, sales juga tidak diperbolehkan melakukan transaksi secara langsung dengan pembeli. Transaksi hanya boleh secara online atau melalui sambungan telepon.

"Transaski online susah kalau menjelaskan kepada pembeli, hanya bisa mengirimkan brosur, tidak seperti kalau tatap muka langsung," ungkapnya. (fin/mkr)

Editor :