klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bantu Meringankan Beban, 3 Sekolah di Bojonegoro Dapat PIP

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kader Partai Nasdem Bojonegoro, Valentinus Boro saat menyalurkan PIP di SDN II Malo (Afifullah/klikjatim.com)
Kader Partai Nasdem Bojonegoro, Valentinus Boro saat menyalurkan PIP di SDN II Malo (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, Eva Stevany Rataba anggota DPR RI dari partai Nasdem menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP).

Penyaluran program tersebut diminta oleh kader Partai Nasdem Bojonegoro untuk disalurkan ke sekolah yang ada di Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro.

"Hari ini saya menyerahkan PIP kepada 3 sekolah yang ada di Kecamatan Malo Bojonegoro," ujar Kader Partai Nasdem Bojonegoro, Valentinus Boro Sabtu (17/6/2023).

Ia mengatakan, PIP ini bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan.

"Penyaluran ini merupakan hasil dari serap aspirasi anggota DPR RI Dapil X, Eva Stefani Rataba, dan saya meminta untuk ada penyaluran PIP di sejumlah sekolah di Bojonegoro,” imbuhnya.

Valentinus Boro, yang juga merupakan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Bojonegoro Partai Nasdem Dapil VI itu menambahkan, penyaluran PIP sendiri dilakukan di SDN 2 Malo sebanyak 84 siswa, SDN Trembes sebanyak 45 siswa, dan sebanyak 17 siswa di SDN Sudah.

"Ketiganya merupakan sekolah yang ada di Kecamatan Malo, dan semoga PIP ini bisa membantu kepada orang tua serta pendidikan anak-anak," harap Valentinus Boro.

Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar 2 Malo, Laily Sri Gunawati mengatakan, program yang disalurkan ini diharapkan bisa membantu orang tua murid agar tetap menyekolahkan anaknya.

Dari 106 siswa yang ada di SDN 2 Malo, sebanyak 84 siswa yang diusulkan mendapat PIP.

“Siswa yang diusulkan mendapat Program Indonesia Pintar ini, orang tuanya yang dianggap kurang mampu,” pungkasnya. (qom)

Editor :