KLIKJATIM.Com | Gresik - Pelunasan Biaya Ibadah Perjalanan Haji (BPIH) kembali diperpanjang oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI hingga 19 Mei mendatang.
Di Kabupaten Gresik, Jamaah yang berhak lunas ditambah 378 orang.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Gresik, Lulus mengatakan, untuk wilayah Jawa Timur terdapat tambahan berhak lunas dari cadangan sebanyak 7.241. Dari tambahan itu sebanyak 378 jamaah ditambah untuk berhak lunas.
Perpanjangan pelunasan BPIH itu ditambah mulai dari nomor porsi 1300567399 sampai dengan 1300575743. Hal ini dilakukan karena kuota yang telah disediakan belum terpenuhi hingga perpanjangan sampai 12 Mei kemarin.
Sekedar informasi, pelunasan BPIH itu di tahap 1 dilakukan sampai 5 Mei terdapat 2.299 jamaah yang berhak lunas.
Namun di tahap 1 terdapat 340 jamaah yang tidak melunasi BPIH. Kemudian pelunasan diperpanjang sampai 12 Mei. Terdapat 2.366 jamaah yang berhak lunas. Tetapi di tahap 2 ada sebanyak 370 jamaah yang tidak melunasi.
Di Gresik, masih ada 174 porsi yang belum diisi dari 2.170 kuota yang diberikan untuk Gresik. Sehingga pelunasan BPIH itu kembali diperpanjang sampai 19 Mei.
Totalnya ada sebanyak 2.745 jamaah berhak lunas di perpanjangan ini.
“Jadi semua jamaah yang behak lunas dari tahap 1 tetap bisa melunasi di perpanjangan tahap 3 ini,” ucap Lulus.
Pihaknya berharap, agar jamaah yang masuk kategori berhak lunas segera melakukan pelunasan. Sebav masih ada porsi kosong dari jumlah kuota yang diterima Gresik.
Menurutnya, regulasi haji tahun 2023 ini memang berbeda. Di tahun sebelumnya porsi kosong ini bisa dilimpahkan kepada jamaah yang butuh pendampingan. Namun tahun ini porsi untuk pendamping tidak ada. Karena itu porsi kosong akan diberikan kepada nomor urut dibawahnya.
“Nomor urut dibawahnya ini dalam skala provinsi. Sehingga bisa jadi porsi Gresik diisi jamaah dari daerah lain yang berada di urutan dibawahnya. Namun kepastiannya kami masih menunggu dari pusat,” pungkasnya. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar