klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kurangi Kapasitas Rutan, 527 Napi di Jatim Dibebaskan

avatar Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
TERHARU : Seorang menyambut haru putranya yang bebas lebih cepat dari tahanan. ist/Humas Kanwil Kemenkumham Jatim
TERHARU : Seorang menyambut haru putranya yang bebas lebih cepat dari tahanan. ist/Humas Kanwil Kemenkumham Jatim

KLIKJATIM.Com I Surabaya – Ada 527 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) masuk dalam program asimilasi dan integrasi. Program ini untuk mengurangi kapasitas rumah tahanan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

[irp]

“Hari ini (kemarin red) data yang sudah masuk kepada kami, sebanyak 469 WBP telah mengikuti program asimilasi dan 58 WBP mendapatkan haknya melalui proses integrasi,” ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono Krismono.

Kanwil Kemenkumham Jatim dan jajaran bergerak cepat merespon Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020. Meski demikian data yang ada masih bersifat sementara. Karena, proses pemberian hak asimilasi dan integrasi terus berlangsung hingga 7 hari ke depan.

[irp]

Dan data tersebut baru berasal dari 23 diantara 39 lapas/ rutan di Jatim.

“Pihak lapas/ rutan harus benar-benar memperhatikan ketentuan yang ada sekaligus membuat SK penetapannya, sehingga proses ini membutuhkan waktu,” tambah Krismono.

Pria yang menjabat di Jatim sejak awal tahun 2020 itu menekankan pentingnya program ini. Saat ini, seluruh lapas/ rutan di Jatim dihuni oleh 29.618 WBP atau mengalami overkapasitas penghuni sebesar 132 persen.

[irp]

Hal inilah yang membuat lapas/ rutan menjadi tempat yang rawan dalam penyebaran virus SARS-COV2 itu. “Dengan kondisi saat ini, ketika satu saja WBP tertular, maka akan sangat cepat potensi penularannya,” terangnya.

Untuk itu, Krismono menegaskan akan terus memperhatikan dan melakukan pemantauan untuk memastikan proses pelayanan berjalan dengan baik.

Sehingga, seluruh WBP bisa terhindar dari wabah COVID-19 ini. “Alhamdulillah sampai saat ini, tidak ada WBP yang menjadi ODP, PDP maupun positif COVID-19,” tutup Krismono.(jtmrm/rtn)

Editor :