klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Plt Ketum dan Sekjen PPP Kompak Sebut Tak Perlu Muktamar Luar Biasa

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
PLT Ketua Umum (Ketum) PPP Muhammad Mardiono menyampaikan orasi politik dalam harlah PPP yang diselenggarakan di Gresik (Abdul Aziz Qomar/Klikjatim.com)
PLT Ketua Umum (Ketum) PPP Muhammad Mardiono menyampaikan orasi politik dalam harlah PPP yang diselenggarakan di Gresik (Abdul Aziz Qomar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arwani Thomafi kompak menegaskan tidak ada jadwal muktamar luar biasa PPP dalam waktu dekat.

Hal tersebut disampaikan keduanya saat menghadiri acara resepsi peringatan harlah ke 50 PPP di Gedung Darun Nadwah Rushaifah Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, Gresik, Minggu (29/01/2023).

Baca juga: PPP Gresik Terima Motor Listrik dari Bupati, Gus Yani : Bisa Antarkan ke RS

Saat ditanya menggenai desakan digelarnya muktamar luar biasa, Mardiono menegaskan bahwa tidak ada jadwal muktamar luar biasa dalam waktu dekat.

"Desakan dari siapa?," tanya Mardiono.

Dia berujar bahwa dalam organisasi terutama partai politik ada mekanismenya, yang tertuang dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Bahwa bila ada suara atau desakan muktamar luar biasa, tidak otomatis menjadi suara partai.

"Yang bersuara itu belum tentu punya hak untuk menyuarakan atau mendesakkan itu (Muktamar luar biasa)," ujar dia.

Mardiono menjelaskan, PPP tetap bisa ikut pemilu 2024 meski dipimpin Plt Ketua Umum, dia mencontohkan, pada pemilu 2019 Partai Ka'bah juga dipimpin Plt.

"Ndak mempengaruhi legalitas, dan itu sah," tegas dia.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen PPP Arwani Thomafi menjabarkan, saat ini partai sedang fokus konsolidasi untuk menyongsong pemilu 2024. Seperti menyiapkan caleg, saksi dan sebagainya. Dikhawatirkan jika muktamar luar biasa digelar dalam waktu dekat ini, akan menggangu agenda pemenangan partai.

"Sekarang fokus kami di konsolidasi, dan semua pengurus DPP kompak solid menyongsong pemilu 2024," tegas Arwani.

Baca juga: Akrabkan Generasi Muda Islam dengan Partai, PPP Gresik Gelar Festival Banjari

Perlu diketahui, desakan muktamar luar biasa disuarakan entitas yang menamakan dirinya Forum Ka'bah Membangun (FKM) pada awal Januari ini. Nah alasan disuarakannya muktamar luar biasa itu untuk mengukuhkan status Muhamad Mardiono yang masih menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum agar menjadi Ketua Umum definitif.

Mardiono sendiri menggantikan Suharso Monoarfa sebagai Ketum PPP setelah ada gejolak di kepengurusan internal DPP PPP yang menyebabkan Suharso dicopot dari jabatannya. (yud)

Editor :