klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

DPA Belum Turun, Proyek Pekerjaan di Gedung DPRD Kab. Pasuruan Disorot

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Proyek perbaikan plafon lantai dua pada gedung DPRD Kabupaten Pasuruan. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)
Proyek perbaikan plafon lantai dua pada gedung DPRD Kabupaten Pasuruan. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Proyek perbaikan plafon lantai 2 di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, menjadi rasan-rasan banyak kalangan. Selain anggota legislatif, kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga ikut menyoroti pekerjaan proyek pada awal tahun 2023 tersebut.

Pelaksanaan proyek dinilai janggal. Kecurigaan pun muncul. Salah satunya berkaitan dengan pekerjaan yang terkesan 'mencuri start'. Sedangkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang memuat pendapatan dan belanja bagi organisasi perangkat daerah (OPD), yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan oleh pengguna anggaran untuk tahun 2023 belum turun.

"Kalau belum turun, terus sumber penggunaan anggarannya itu dari mana? Apalagi ini pekerjaan proyek fisik, yang seharusnya ada beberapa tahapan. Tapi kenyataannya di bulan Januari ini langsung dikerjakan dan masih berjalan sampai sekarang," beber Ketua LSM Demokrasi Anti Korupsi (Merak) Jawa Timur, Moch. Hartadi, Selasa (17/1/2023).

Selain mengkritisi penggunaan sumber anggaran, pihaknya juga menyoroti beberapa pekerjaan fisik di lingkungan DPRD pada tahun 2022. Menurutnya, ada dugaan pelaksanaan pekerjaan dengan melakukan pemecahan paket sehingga menjadi penunjukan langsung (PL).

"Kalau itu benar terjadi (bisa) melanggar aturan yang ada dan rawan korupsi," ujarnya.

Dalam catatannya, beberapa pekerjaan tahun 2022 di lingkungan DPRD antara lain perbaikan pagar, taman, paving. Rehab gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan, rehab Musala dan beberapa ruang pimpinan.

Sementara itu Sekretaris DPRD Kabupaten Pasuruan, M. Ridwan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa proyek pekerjaan plafon di lantai dua gedung DPRD masuk pemeliharaan. "Masuk anggaran tahun 2023. Karena rawan ambrol, maka plafon tersebut kita perbaiki," jelasnya.

Mantan Camat Gempol ini juga mengakui, saat ini DPA pada APBD 2023 memang belum turun. Tapi, dia enggan membeberkan secara detail terkait sistem anggaran perbaikan plafon pada awal tahun tersebut. 

Adapun terkait papan informasi pekerjaan yang tidak terpasang, dia berdalih lupa. (nul)

Editor :