klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Diduga Salah Sasaran, Adik Kakak Asal Ngerong Ngamuk Sambil Tenteng Celurit

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pelaku diamankan petugas dibantu warga setempat. (Ist)
Pelaku diamankan petugas dibantu warga setempat. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Dua pemuda asal Dusun Keboireng, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan ngamuk sambil menenteng senjata tajam (sajam) jenis clurit, Sabtu (7/1/2023) malam. Beruntung aksi kedua pemuda yang merupakan adik kakak itu ketahuan warga.

Sehingga langsung diserahkan ke Polsek Gempol. Diduga kedua pemuda ini salah sasaran.

Pelaku ini diketahui bernama Muhammad Fauzan dan adiknya Ladi. Keduanya berboncengan dengan mengendarai motor di Jalan Raya Nasional Surabaya-Malang, sambil mengayunkan celurit ke salah seorang pengendara motor bernama Pipit, warga Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol.

Korban yang menyadari telah diserang langsung menghindar. Masuk ke dalam gang desa setempat sambil minta tolong.

Warga dan pemuda desa setempat yang mendengar teriakan korban pun keluar rumah dan menolong korban. Sontak, kedua pelaku pun berusaha kabur. Tapi warga berhasil menangkapnya.

"Keduanya sempat dihajar massa. Beruntung aparat kepolisian (Polsek Gempol) tiba di lokasi kejadian. Kini kedua pemuda itu langsung dibawa ke Polsek Gempol," ungkap Rahmat Wijaya, salah seorang warga kepada Klikjatim.com.

Pipit (korban), warga Desa Kepulungan mengaku tidak mengenal kedua pelaku tersebut. "Tidak jelas masalahnya, dua orang itu langsung menyerang saya dari belakang dengan menggunakan sajam. Beruntung, saya cepat menghindar dari benda sajam tersebut. Jadi tidak sampai terluka," ucapnya.

Kanit Reskrim Polse Gempol, Iptu Khoirul Anam membenarkan kejadian tersebut. Kini keduanya telah diamankan petugas.

"Kita masih dalami motifnya. Dugaan sementara salah sasaran," ungkap Kanit Reskrim Polsek Gempol saat dihubungi via WA-nya, Minggu (8/1/2023).

Dari hasil pemeriksaan sementara, salah satu pelaku bernama Ladi diduga sempat serempetan dengan salah salah seorang pengendara di kawasan Sidoarjo. Lalu, pelaku pulang ke rumah menemui kakaknya dan mengajak untuk mencari orang yang menyerempetnya tersebut.

"Sampai TKP si pelaku melihat ciri-ciri orang yang menyerempet, pelaku pun langsung menyerangnya. Beruntung tidak ada korban jiwa," pungkasnya. (nul)

Editor :