KLIKJATIM.Com | Surabaya - Universitas Ciputra bersama 17 perguruan tinggi di Indonesia melaksanakan program hibah Wirausaha Merdeka yang diikuti 610 mahasiswa dari 61 perguruan tinggi di Indonesia, melibatkan 25 narasumber tamu, 61 fasilitator, dan 61 dosen pendamping lapangan.
Ketua pelaksana Program Wirausaha Merdeka Universitas (WMK) Ciputra, David Sukardi Kodrat mengatakan, Launching Day dirancang sebagai validasi tahap akhir sekaligus peluncuran entitas bisnis yang dihasilkan mahasiswa WMK UC, sebagai kelanjutan dari validasi produk tahap pertama yang dilakukan selama Demo Day, dengan menerapkan perbaikan sesuai dengan masukan dari para konsumen.
"Dari 610 mahasiswa kita berhasil melatih mereka mempunyai usaha sebanyak 216 bisnis. Dan di sini yang kita pamerkan ada 120 tenan," kata David, Jumat (9/12/2022).
"Pak Ciputra harapannya ingin mencetak 4 juta enterpreneur, sekarang sudah terbentuk sekitar 2.700.000, dengan adanya WMK ini harapan kita akan menciptakan banyak pengusaha seperti yang diharapakan pak Ciputra," sambungnya.
Denny Bernardus, selaku Executive Board Secretary Yayasan Ciputra Pendidikan mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat, dosen, mitra unversitas seluruh Indonesia yang telah mengirimkan mahasiswanya ke program WMK ini.
"WMK berjalan secara hybird, dan program ini merupakan program luar biasa dan mendapatkan hibah dari dikti, dan diikuti mahasiswa seluruh Indonesia. Bagi kami ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan, pak Ciputra mempunyai mimpi menjadikan entrepreneur bagi anak-anak muda. Ini terealisasi dengan program pemerintah yang dilaksanakan oleh Universitas Ciputra," pungkasnya.
Salah satu peserta dan pemilik tenan, Muhammad Faizin mahasiswa dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Gresik bersama timnya memamerkan healthy brownies yang terbuat dari tepung sorgum dan dinamai Brownies Ingsun.
"Di sini kami memamerkan brownies yang fokus dalam kesehatan, kita mengganti tepung terigu dengan tepung sorgum, gulanya juga dari tepung sorgum dan ada beberapa varian toping," katanya.
Ia menjelaskan, alasan memilih brownis dari sorgum karena banyak masyarakat yang belum mengenal tepung sorgum. Untuk itu mereka kemas di dalam brownies dan memiliki banyak manfaat kesehatan.
"Khasiat dari sorgum sendiri ini baik untuk orang yang mau diet, kandungan zat besi dan nilai gizinya lebih tinggi dari beras, jagung maupun gandum. Jadi brownies ini cocok untuk orang-orang yang mau diet," jelasnya.
Ia berharap dengan adanya program WMK ini dapat membantu mengetahui sejauh mana respon pembeli atau masyarakat dengan adanya sorgum.
"Dengan MWK ini kami dapat mengetahui respon konsumen khususnya mengenalkan tentang sorgum sendiri, karena secara langsung kita juga mengenalkan Brownies Ingsun sendiri," tandasnya.
Selain itu, dalam rangkaian launching day WMK UC juga dilakukan kuliah umum yang dilakukan secara hybrid dengan melibatkan seluruh mahasiswa peserta WMK UC dan audience secara umum. Kuliah umum dengan tema "Become Entrepreneurs To Build Sustainable Business: Be A Calculate Risk Taker" akan dipandu oleh Laurensia Maureen Nuradhi, S.T., M.M. (WMK UC Curriculum Designer) sebagai moderator, dengan Tubagus Syailendra Wangsadisastra (Co-Founder & CEO Chickin - PT. Sinergi Ketahanan Pangan) dan Dr. Ir. Denny Bernardus, M.M. (Director Ciputra Group & Executive Board Universitas Ciputra) sebagai pembicara.(mkr)
KLIKJATIM.Com | Jombang – Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021–2026 yang disampaikan Ketua Umum PBNU KH Yah…
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama sejumlah organisasi dan elemen masyarakat mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai Rp250 j…
KLIKJATIM.Com | Bandung – Persoalan keterbatasan air saat musim kemarau menjadi tantangan bagi petani di Desa Mekarsari. Kondisi tersebut kini mulai teratasi s…
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) bersama para tenant di kawasan Java Integrated Industrial and Por…
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu memahami bahwa tidak seluruh jenis pelayanan kesehatan masuk dalam cakupan pembiayaan B…
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…