Kenaikan ini terdorong oleh semua indikator pembentuk IPM Jatim, baik indeks kesehatan, indeks pendidikan, maupun indeks pengeluaran per kapita per tahun yang disesuaikan. Termasuk Umur Harapan hidup (UHH) yang meningkat jadi 71,74 tahun lebih lama 0,36 tahun dibandingkan tahun sebelumnya yakmi 71,38 tahun.
Selanjutnya untuk indikator pendidikan, Harapan Laman Sekolah (HLS) tahun 2022 tercatat sebesar 13,37 tahun, lebih tinggi 0,01 tahun dibanding sebelumnya yaitu 13,36 tahun. Sementara Rata-rata Lama Sekolah tahun 2022 mencapai 8,03 tahun, atau meningkat dibanding tahun lalu yang sebesar 7,88.
Sementara indikator Pengeluaran per Kapita riil yang disesuaikan pada tahun 2022 mencapai Rp11.992.000,- atau meningkat dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp11.707.000,-.
Peningkatan IPM Jatim tahun ini disambut baik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya, hal ini menjadi gambaran terus bangkitnya berbagai sektor pasca pandemi Covid-19 dua tahun ini.
“Alhamdulillah meskipun pandemi covid-19 masih melanda, tapi meningkatnya IPM Jatim ini menjadi penguat Optimisme Jatim Bangkit. Optimisme ini menjadi kekuatan dan semangat kita semua insya Allah kita bisa bangkit lebih kuat lagi ke depan,” katanya di gedung negara Grahadi, Jum'at (18/11) .
Menurutnya, Pemprov Jatim terus berkomitmen meningkatkan IPM secara luas. Baik di sektor pendidikan, kesehatan, pendapatan perkapita, usia harapan hidup, hingga mengurangi angka kemiskinan.
“Tentunya ini semua kita lakukan untuk mendorong Jawa Timur menjadi provinsi yang berkemajuan, berdaya saing, unggul, dan yang paling utama adalah kesejahteraan masyarakat meningkat,” katanya.
Lebih lanjut menurutnya, IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk). IPM dapat menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah/negara.
“IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya,” katanya.
“Untuk itu, peningkatan IPM Jatim ini menjadi salah satu gambaran keberhasilan proses pembangunan di Jatim. Dan tentunya ini merupakan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak termasuk elemen strategis yang ada di Jatim khususnya para bupati/ walikota,” pungkasnya.(mkr)
Editor : Redaksi
Sekda Sumenep Singgung Skandal BSPS 2024, Minta Program Tahun Ini Bersih dari Praktik Potongan dan Mark Up
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam…
Belasan Anggota TNI Latihan Gunakan Truk Damkar dan Simulasi Penanganan Kebakaran di Jember
KLIKJATIM.Com | Jember – Belasan prajurit TNI dari Kodim 0824 Jember mengikuti pelatihan pengoperasian mobil pemadam kebakaran (damkar) serta simulasi p…
Keluarga Korban Datangi BRI Sumenep, Desak Pengembalian Dana Pensiun yang Dipotong
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Di tengah bergulirnya proses persidangan dugaan kredit bermasalah yang menyeret nama mantan teller BRI, keluarga Abdul Hamid…
Harga Sparepart Motor di Jember Naik 30 Persen, Pelemahan Rupiah Jadi Pemicu
KLIKJATIM.Com | Jember – Tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak nyata pada sektor otomotif di Kabupaten Jember…
EAZI Pangkas Waktu Pergantian Kapal Hingga 70 Persen, TPK Nilam Catat Rekor Arus Petikemas Tertinggi 2026
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam) yang dikelola oleh PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatat hasil positif…
Mahasiswa UNAIR Belajar Pengendalian Internal Langsung dari Praktisi TPS
PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar kuliah umum bertema Internal Control Over Financial Reporting bagi mahasiswa Program Studi Akuntansi Unair…