KLIKJATIM.Com | Gresik — Permasalahan Stunting di Jawa yang masih cukup tinggi membuat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang juga Duta Bapak Asuh Anak Stunting mengunjungi Kabupaten Gresik untuk mengukuhkan Bapak dan Bunda Asuh anak Stunting, Kamis (1/09/2022).
Dalam sambutannya, Dudung mengaku punya tugas membantu menekan angka stunting nasional sejak dikukuhkan sebagai Duta Bapak Asuh Stunting dua bulan lalu oleh BKKBN.
"Sejak dikukuhkan saya melihat Banyak tantangan di BKKBN dalam mengatasi stunting, karena itu saya mengumpulkan Pangdam, Danrem sampai kebawah untuk menjadi bapak asuh stunting," kata Dudung.
Mereka, lanjut Dudung diminta untuk memantau dan mendampingi langsung anak-anak yang mengalami masalah stunting untuk bersama instansi terkait mengupayakan tambahan gizi dan memicu pertumbuhan.
"Karena masalah stunting erat kaitannya dengan kondisi ekonomi juga," kata dia.
Dijelaskan Dudung, sejak awal dilantik menjadi KSAD oleh Presiden Joko Widodo, dia diberi amanat salah satunya membantu pemenerintah mengatasi pemulihan ekonomi pasca pandemi, terutama memantau ketersedian pangan bagi masyarakat.
"Ini harapan dari presiden RI agar anak-anak stunting ini semakin ditekan jumlahnya," imbuhnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pencegahan stunting perlu dimulai sejak remaja, sehingga edukasi life cycle hidup sehat harus diterapkan sejak dini.
"Kemudian setelah melalui proses pernikahan, kalau life cycle hidup sehat sejak kehamilan itu sudah terlambat," tutur dia.
Jawa timur sendiri kata Khofifah, angka stunting mencapai 23,5 persen, hal tersebut diakui masih tinggi meski masih di bawah angka rata-rata nasional.
Sedangkan di Kabupaten Gresik sendiri angkanya 23 persen, sudah dibawah rata-rata Jawa Timur.
"Dengan kehadiran Pak KSAD ke Gresik bisa mendorong perilaku hiduo sehat dan penekanan angja stunting, shingga Sumberdaya Manusia kita kuat," papar Khofifah.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah sendiri meyakini, dengan kolaborasi banyak pihak, khususnya Bapak Asuh dan Bunda Asuh Anak Stunting ini dapat membantu tumbuh kembang anak yang perlu dipicu pertumbuhannya.
"Tentu kami menaruh perhatian khusus, melalui dinas terkait agar angka stunting di Gresim bisa ditekan sampai nol," kata Wabup.
Dalam kesempatan itu, Jenderal Dudung mengukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting yang terdiri dari Danrem, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Wabup Gresik, Dandim Gresik, Kajari Gresik, Kapolres Gresik dan beberapa perwakilan industri. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar