KLIKJATIM.Com | Tulungagung - 4 warga Tulungagung yang telah bersiap-siap berangkat ke tanah suci melalui program pemerintah Arab Saudi,Haji Furoda harus menguburkan impiannya.
Sebab kuota Haji Furoda yang awalnya dijanjikan oleh pemerintah Arab Saudi, tiba tiba dibatalkan.
Hal ini disampaikan oleh salah satu Calon Jamaah Haji Furoda, Ahmad Baharudin.
Pebisnis asal Tulungagung sekaligus Wakil Ketua DPRD Tulungagung ini mengatakan, ada 4 warga Tulungagung yang direncakana berangkat dan sudah bersiap-siap di hotel yang ada di Jakarta namun kini semuanya kembali pulang ke Tulungagung.
"Kalau yang ada di hotel bareng saya kemarin ada 4 orang warga Tulungagung,ada saya dan istri saya kemudian dua warga dari Kecamatan Besuki,"ujarnya pada Sabtu (09/07/2022).
Gagalnya pemberangkatan ini karena visa yang dijanjikan tidak kunjung turun, hingga akhir pemberangkatan Calon Jamaah Haji.
Keterangan dari pihak travel yang memberangkatkannya pemerintah Arab Saudi membatalkan pemberangkatan kuota Haji Furoda secara sepihak.
"Informasi dari trave itu awalnya ada kuota yang disediakan oleh pemerintah arab saudi, rupanya tiba tiba kuota itu dihapus, saya dan istri diminta tetap ke jakarta karena ada orang travel yang terus melobi ke arab tapi ndak tembus juga," terangnya.
Bahrudin mengaku telah mengeluarkan uang sebanyak Rp 350 juta untuk bisa mendapatkan satu kursi di program ini.
Pasca gagal berangkat kemarin, belum ada informasi resmi dari travel terkait prosedur pengambalian uang atau proses selanjutnya.
"Kita belum dapat informasi,ini mau bagaimana, apakah uangnya dikembalikan, atau akan tetap diusahakan di tahun depan," ucapnya. (yud)
Editor : Iman