klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Meninggal di Malaysia, Jenazah TKW asal Tulungagung ini Diikhlaskan Keluarganya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Beberapa waktu yang lalu sejumlah warganet dari Malaysia mengunggah informasi meninggalnya satu TKW asal Tulungagung di Malaysia.
KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Beberapa waktu yang lalu sejumlah warganet dari Malaysia mengunggah informasi meninggalnya satu TKW asal Tulungagung di Malaysia.

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Beberapa waktu yang lalu sejumlah warganet dari Malaysia mengunggah informasi meninggalnya satu TKW asal Tulungagung di Malaysia.

TKW berinisial DSW (37) ditemukan meninggal di Selangor, warganet mengunggah foto KTP yang bersangkutan dengan harapan bisa menyampaikan kabar ini kepada pihak keluarganya di Tulungagung.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso yang dikonfirmasi mengatakan, usai mendengar kabar tersebut, pihaknya langsung melakukan pendalaman dan mencari data yang bersangkutan di dalam sistem.

Rupanya memang benar jika DSW pernah tercatat di data keberangkatan TKI pada tahun 2013.

Saat itu DSW yang hanya memiliki ijin tinggal selama 1 tahun tersebut, tidak lagi memperpanjang masa kerjanya di Malaysia.

"Data di PP2MI yang kami miliki, DSW ini tercatat berangkat tahun 2013, saat itu berangkat secara sah," ujarnya pada Rabu (29/06/2022).

Agus Santoso memastikan,sejak 2014 yang lalu,DSW sudah dipastikan menjadi TKI Ilegal,karena tidak memperpanjang masa kerjanya.

"Karena visa dan pasportnya hanya satu tahun, harusnya dia memperpanjang saat habis, tapi ini dia tidak memperpanjang sehingga masuk kategori ilegal," jelasnya.

Agus menjelaskan, karena statusnya yang Ilegal maka untuk biaya proses kepulangannya, menjadi tanggung jawab pihak keluarga.

Guna memudahkan proses tersebut, pihaknya telah menghubungi pihak keluarga untuk kepulangannya, namun rupanya pihak keluarga menginginkan yang bersangkutan dimakamkan di Malaysia.

Hal ini disebabkan karena keluarga di Tulungagung tidak memiliki cukup biaya untuk memproses kepulangannya.

"Biaya kepulangannya bisa sampai 40 juta, karna ilegal, maka jadi tanggung jawab keluarga," ucapnya.

Selain itu, rupanya keluarga dan DSW sudah memiliki masalah yang timbul sejak sebelum DSW berangkat ke Malaysia, sehingga keputusan tersebut diambil. (yud)

Editor :