klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Cegah Corona, Pawai Ogoh-ogoh di Lamongan Tahun Ini Libur

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pawai ogoh-ogoh di Desa Balun Lamongan tahun lalu. (ist)
Pawai ogoh-ogoh di Desa Balun Lamongan tahun lalu. (ist)

KLIKJATIM.Com l Lamongan – Pawai ogoh-ogoh yang biasanya berlangsung jelang hari raya Nyepi umat Hindu Lamongan bakal ditiadakan tahun ini. Pasalnya, hal ini menjadi bagian dari upaya mencegah Coronavirus Disiases atau COVID-19 menyebar.

Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Lamongan, Bambang Hadjar Purwono mengungkapkan, kepastian mentiadakan acara pawai ogoh-ogoh di Desa Balun tahun ini berdasarkan hasil kesepakatan bersama dengan sejumlah pihak dan tokoh agama Hindu Desa Balun.

[irp]

Menurutnya, langkah tersebut diambil berdasarkan adanya himbauan berkaitan dengan situasi mewabahnya Corona virus Disiases atau COVID-19. Kegiatan yang bisa menghadirkan massa berjumlah besar dihimbau tidak dilaksanakan.

"Untuk acara yang sifatnya mengundang banyak massa seperti pawai ogoh-ogoh disepakati tahun ini ditiadakan, namun untuk ritual acara inti tetap dilaksanakan," kata Bambang Hadjar.

[irp]

Sementara itu, Adi Wiyono tokoh Agama Hindu Desa Balun menyatakan, imbas ditiadakan acara pawai ogoh-ogoh praktis perayaan ritual jelang hari raya Nyepi tahun ini bakal tidak semeriah tahun sebelumnya. Namun langkah ini menurutnya demi kepentingan bersama sebagai antisipasi penyebaran Corona virus Disiases atau COVID-19 di masyarakat.

"Mau bagaimana lagi, memang saat ini situasi dan kondisi tidak memungkinkan untuk tetap diadakan," ungkapnya.

Namun pihaknya memastikan untuk prosesi pelaksanaan ritual hari raya Nyepi di Pura Sweta Maha Suci yang ada di Desa Balun tetap dilaksanakan. "Karena itu merupakan prosesi utama dalam perayaan hari raya Nyepi. Sehingga bagi kami tetap mengusulkan dilaksanakan," pungkasnya. (bis/bro)

Editor :