KLIKJATIM.Com | Gresik - Krisis sumberdaya manusia (SDM) di Kelurahan-Kelurahan Kabupaten Gresik menjadi sorotan khusus Komisi I DPRD Gresik. Dalam rapat kerja bersama OPD terkait untuk membedah laporan pertanggungjawaban (LKPJ) pelaksanaan APBD tahun 2021 terungkap, banyak anggaran di beberapa kelurahan yang tidak terserap.
"Seperti di Kelurahan Sidkokumpul Kecamatan Gresik. Ada anggaran sebesar Rp 221 juta dalam APBD 2021 yang tidak terserap. Alasannya tidak ada anggaran untuk biaya konsultan sehingga tidak berani melaksanakan. Sebab, kegiatannya membutuhkan pendampingan konsultan," kata Ketua Komisi I DPRD Gresik, Muchammad Zaifuddin.
Nah, padahal sambung politisi Partai Gerindra ini, rencana kegiatan dan anggaran (RKA) yang membuat dari pihak kelurahan sendiri.
Saat diajukan juga lolos verifikasi yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gresik.
"Makanya, kami merekomendasikan agar ada pembinaan dari OPD terkait," imbuh dia.
Temuan lain, didapati minimnya pegawai di Kelurahan Sidompul. Hanya ada 4 orang aparatur sipil negeri yang terdiri dari kepala kelurahan, sekretaris kelurahan dan 2 orang kepala seksi (kasi).
"THL (tenaga harian lepas) yang membantu tugas-tugas dalam melayani masyarakat," papar dia.
Kondisi yang lebih memprihatinkan di Kelurahan Tenggulunan Kecamatan Kebomas. Di sana, lanjut Zaifuddin, hanya ada kepala kelurahan, sekkel dan seorang kasi. Selebihnya hanya diisi THL untuk membantu tugas pemerintahan.
"Kita juga menyoal anggaran operasional di Kelurahan yang hanya dialokasikan sebesar Rp 226 juta di APBD Gresik tahun 2021. Justru, alokasi angggarannya menurun di APBD Gresik tahun 2022 hanya sebesar Rp 100 juta," imbuh dia.
Dari realitas tersebut, sambung Zaifuddin, Komisi I merekomendasikan agar kelurahan mengirimkan analisa beban kerja dibandingkan dengan jumlah SDM yang ada. Sehingga, bisa diukur antara beban kerja dengan jumlah pegawai agar pelayanan kepada masyarakat bisa optimal.
"Kita juga minta seluruh OPD mengirimkan analisa beban kerja yang disajikan menjadi satu melalui BKPSDM (Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumberdaya Manusia) Gresik," tandas dia. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tidak hanya sekadar dokumen kesepakatan…
Tiga Nelayan Jember Hilang Diterjang Ombak, SAR Perluas Pencarian hingga 48 Mil Laut
KLIKJATIM.Com | Jember – Tim SAR gabungan masih mencari tiga nelayan yang hilang setelah Kapal Layar Motor (KLM) Pantes terbalik dihantam ombak di perairan Pa…
HMI Dukung Pemkab Sidoarjo Tertibkan Penjualan Miras dan Cegah Penyebaran HIV/AIDS
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menyatakan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberantas peredaran minuman keras miras…
Peluang Besar untuk Sampang: Pengembangan Lapangan Hidayah Buka Potensi Jadi Daerah Penghasil Migas
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa…
Penipuan Berkedok Investasi Rugikan Rp 2,4 Miliar, Polres Kediri Tahan Pelaku
Tiga warga Kabupaten Kediri mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan berkedok investasi atau modal kerja. Total kerugian yang mereka laporkan…
CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel bagi Nasabah dan Masyarakat
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Memeriahkan semangat kemerdekaan Indonesia dengan mendorong gaya hidup aktif dan kebersamaan…