klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Warga Tulungagung Patungan Bangun Jembatan Darurat dari Bambu

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Pemkab Tulungagung memprediksikan perbaikan Jembatan Ngadi yang menjadi jembatan alternatif penghubung Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Kediri, Jawa Timur bisa selesai sebelum akhir tahun ini.

Perbaikan jembatan Ngadi sendiri baru dilakukan pada minggu kemarin, sebelum jembatan ini diperbaiki dan diganti dengan jembatan permanen, pengguna jalan memanfaatkan jembatan semi permanen di lokasi tersebut yang dioperasionalkan dengan model buka tutup.

Kini selama proses perbaikan jembatan, warga Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur secara swadaya membangun jembatan darurat yang terbuat dari bambu untuk memastikan lalu lintas dari Kediri dan Tulungagung tetap berjalan selama proses perbaikan jembatan.

Hal ini disampaikan oleh salah satu penggagas pembuatan jembatan darurat, Nursaid (36) warga setempat.

Nursaid mengatakan, untuk bisa membuat jembatan darurat dari bambu sepanjang lebih kurang 50 meter tersebut diperlukan biaya sampai Rp 20.000.000,-.

"Untuk satu jembatan ini total sampai 20 juta, dari awal untuk beli bambu, sesek dan lain lainnya,"ujarnya pada Rabu (01/06/2022).

Biaya tersebut hasil swadaya masyarakat sekitar dan pihak yang mendukung, kemudian bagi pengguna jalan yang memanfaatkan akses jembatan ini, diperkenankan membayar seikhlasnya untuk biaya perbaikan bambu maupun tali yang rusak selama jembatan tersebut beroperasi.

"Ini hanya satu arah saja dari Tulungagung ke Kediri, di sisi sungai lain ada jembatan darurat lain yang hanya melayani arah kebalikannya,"ucap Nursaid.

Nursaid menjelaskan, jembatan darurat tersebut kondisinya cukup aman dan bisa dilalui maksimal 10 sepeda motor secara bersama sama, ketika jumlah pengguna jembatan sudah mencapai batas yang ditetapkan tersebut, petugas jaga akan mengatur antrian agar pengguna jalan tetap nyaman.

"Aman mas, maksimal 10 sepeda motor secara bersama sama bisa lewat, nanti kalau sudah penuh akan dibatasi sama petugas jaga yang ada," jelasnya.

Nursaid berharap, jembatan darurat yang dibuat ini bisa memudahkan arus lalu lintas warga sekitar yang kerap melintas dari Kediri ke Tulungagung maupun sebaliknya.(mkr) 

Editor :