KLIKJATIM.Com | Surabaya - Tiga kepala daerah Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo), bertemu dalam talk show ‘Surabaya Business Forum’ (SBF) 2022, salah satu event yang menjadi rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 729.
Event ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Kota Surabaya.
Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, bahwa ekonomi di Kota Pahlawan terus bergerak dan tidak pernah berhenti. Pergerakan ekonomi itu salah satunya dilakukan oleh pemuda sebagai pelopornya. Dan hal itu, satu di antaranya telah ditunjukkan hari ini oleh HIPMI Kota Surabaya.“Selalu saya katakan bahwa pemuda adalah pelopor perubahan. Jangan pernah takut ketika ada yang mengatakan kita belum berhasil dan jangan pernah takut ketika ada yang mengatakan kita akan gagal. Karena pemuda ketika jatuh dia akan bangkit, ketika dia terpuruk akan segera menjadi pemenangnya,” kata Wali Kota Eri, Sabtu (21/5/2022).
Ia juga menjelaskan, bahwa sekitar 90 persen pergerakan ekonomi di Surabaya disupport oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Meski demikian, untuk menggerakkan ekonomi Surabaya, tak lepas dari dukungan daerah aglomerasi, yakni Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo. Makanya, Wali Kota Eri mengakui, selama ini ia juga menjalin kolaborasi dengan kedua Kepala Daerah tersebut.
“Apa yang diproduksi Surabaya itu bisa dikasihkan ke Gresik. Demikian juga Gresik dan Sidoarjo, apa yang bisa kita ambil itu dijual ke Surabaya. Karena Surabaya Raya (Surabaya, Gresik dan Sidoarjo) adalah suatu keluarga besar yang tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali. Ia mengatakan, bahwa konsep pembangunan di Surabaya Raya adalah kolaborasi. Bahkan dalam waktu dekat, kolaborasi itu segera ditunjukkan dan dilaunching oleh tiga kepala daerah.
“Dalam waktu dekat ada kolaborasi yang akan kita launching. Ini kemudian yang akan kita dorong untuk menyatukan tiga daerah (Surabaya Raya) sekaligus,” kata Gus Muhdlor.
Senada dengan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani. Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu menegaskan, bahwa setiap daerah di Surabaya Raya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Nah, untuk melengkapi kekurangan itu, tiga kepala daerah Surabaya melakukan kolaborasi bersama.
“Insyaallah sinergitas kami bertiga sudah pasti, kolaborasi juga pasti, tinggal tunggu aksinya. Kita rencana ingin punya suatu bangunan monumental atau sebuah karya yang benar-benar hasilnya bisa dirasakan masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya. (ris)
Editor : Redaksi
Pelaku Pelemparan Molotov ke Pos Polisi Waru Ditangkap, Ngaku Sakit Hati karena Ditilang
Pelaku Pelemparan Molotov ke Pos Polisi Waru Mengaku Sakit Hati karena Ditilang…
Honda Community Convoy Merdeka Ajak Komunitas Jelajah Sejarah dan Ikon Kota Surabaya
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Sebanyak 65 anggota dari enam komunitas Honda mengikuti Honda Community Convoy Merdeka 2026 di Surabaya, Minggu (16/8/2026). M…
Jelang HUT Ke-81 RI, Bupati Yuhronur Efendi Resmi Mengukuhkan 76 Anggota Paskibraka Lamongan
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi resmi mengukuhkan…
Kejar Swasembada Bawang Putih, Komisi IV Dukung Penguatan Sentra Produksi dan Benih
KLIKJATIM.Com | Jakarta — Target pemerintah untuk mewujudkan swasembada bawang putih dalam tiga tahun dinilai membutuhkan strategi yang lebih terarah, mulai d…
The Trans Luxury Hotel Surabaya Diresmikan, Khofifah Dukung Penguatan Ekosistem MICE dan Ekonomi Jatim
KLIKJATIM.Com | Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Founder & Chairman CT Corp …
Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan BBM dan LPG Pasca Gempa di NTT Terjaga
PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap aman…