klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Balon Udara Jatuh, Warganet Sebut Tradisi Nyusahne Wong Liyane

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Gambar tangkapan layar terlihat balon udara jatuh di rumah warga di Tulungagung
Gambar tangkapan layar terlihat balon udara jatuh di rumah warga di Tulungagung

KLIKJATIM.Com | Tulungagung  - Warga Desa Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur geger setelah balon udara plastik berukuran raksasa menimpa salah satu rumah warga tersebut.

Hal tersebut terungkap dari video yang diunggah oleh akun @tulungagungsparkling.

Dalam video singkat tersebut, nampak sebuah balon raksasa berwarna hitam yang jatuh di bagian depan halaman warga desa Dono.

Diberitakan, warga sempat panik sebab saat balon udara jatuh di halaman warga tersebut dalam keadaan terbakar, kemudian warga yang panik berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Belum diketahui asal balon udara tersebut, apakah dinaikkan oleh warga Tulungagung atau dari daerah kabupaten lainnya.

Namun unggahan ini mendapatkan respon beragam dari warganet, mulai dari yang meminta masyarakat untuk maklum dengan tradisi tahunan ini hingga, hingga warganet yang meminta agar tidak menggunakan dalih tradisi sebagai pembenaran.

"Omahe budheku sing keceblokan,mbiyen tegalan garapanku yo tau kobong min goro goro balon udara ngunu, jan de**** jaran sing ngumbulne," keluh akun @Halim_*****

"Munine tradisi, tradisi Nyusahne Wong Liyo," tulis akun @nana****

"Gpp ngumbulne balon pokok dicancang nak duwur omah e dewe," tulis akun @abimanyu******

Sementara itu, Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Anshori mengatakan, pihaknya bersama dengan instansi lain seperti PLN sudah berusaha memberikan sosialisasi agar kegiatan menaikkan balon udara tidak lagi dilakukan di momen lebaran seperti ini.

"Kami berharap, warga bisa memahami aturan yang ada, karena menaikkan balon udara bisa menimbulkan resiko dan kerugian bagi masyarakat lain," ucap Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Anshori. (ris)

Editor :