KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Setelah lebih kurang satu tahun melakukan penyelidikan, akhirnya Senin (11/04/2022) ini Kejaksaan Negeri Tulungagung memastikan meningkatkan status kasus dugaan penyelewengan tanah kas desa Batangsaren, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung ke tahap penyidikan.
Hal ini disampaikan oleh Kasie Intelejen Kejaksaan Negeri Tulungagung, Agung Tri Radityo di kantornya.
"Jadi kemarin dari penyelidik menemukan peristiwa pidana, dan menemukan bukti permulaan adanya tindak pidana dalam pengelolaan sewa tanah kas desa, Desa Batangsaren Kecamatan Kauman pada tahun 2014-2017, yang mana dari temuan tersebut dari penyelidikan naik ke tahap penyidikan," ujarnya pada Senin (11/04/2022) sore.
Agung mengungkapkan, kendati telah masuk ke tahap penyidikan namun belum ada penetapan tersangka dalam dugaan kasus ini, pihakya masih akan melakukan pendalaman hingga gelar perkara untuk proses selanjutnya.
Agung menyebut, dalam penyelidikan yang telah berjalan, pihaknya telah memeriksa 20 orang saksi, yang merupakan sejumlah pihak dari Pemdes setempat dan beberapa pihak terkait yang mengetahui proses penyewaan tanah kas desa ini.
"Jadi sudah sejak tahun 2021 kasus dugaan penyelewengan sewa tanah kas desa, Desa Batangsaren Kecamatan Kauman, dalam tahap penyelidikan, dan ada kasus yang harus diselesaikan terlebih dahulu," katanya.
Agung merinci, dugaan modus yang muncul dalam tindak pidana ini adalah dengan menyewakan tanah milik desa namun uang sewa tanah yang dilakukan sejak tahun 2014 - 2017 ini tidak jelas penggunaanya.
Bahkan sewa yang seharusnya masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), rupanya tidak terjadi.
Pihaknya merinci, kerugian negara setiap tahunya atas penyalahgunaan sewa tanah kas desa seluas 10 hektare tersebut diprediksi mencapai ratusan juta rupiah.
"Jadi kerugian setiap tahunnya diperkirakan mencapai ratusan juta dan hampir mendekati Rp 500 juta," katanya. (ris)
Editor : Iman
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…
Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi
KLIKJATIM.Com | Gresik — Gelombang tinggi dan angin kencang di Laut Jawa membuat delapan pelajar asal Pulau Bawean yang telah selesai menjalankan tugas sebagai …
Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait
KLIKJATIM.Com | Jember – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Jember secara resmi memperkenakan kantor sekretariat barunya yang berlokasi di Jalan…