KLIKJATIM.com | GRESIK — Pembangunan Smelter Freeport di kawasan JIIPE membawa berkah tersendiri bagi pengelola hotel. Sepanjang triwulan pertama okupansi mereka mengalami peningkatan. Seperti yang dirasakan Hotel Aston.
General Manager Aston Inn Gresik Paminta Nugraha menyebut kamar terisi di hotelnya mencapai 68 persen sejak awal tahun. Bahkan pada Maret Aston mencatat okupansi hingga 70 persen.
“Tentu ini memberikan angin segar bagi industri perhotelan, tidak hanya bagi Aston, tapi juga bagi hotel lain,” katanya.
Tingginya okupansi hotel Aston ini, kata Paminta, didukung dengan dimulainya pembangunan proyek Smelter Freeport di KEK JIIPE yang banyak melibatkan pekerja dari luar negeri.
“Market kita disupport tamu asing long stay dari proyek smelter di JIIPE, dari okupansi kamar itu menyumbang revenue 30 persen,” papar Paminta.
Nah, revenue terbesar, lanjut Paminta disumbang dari food and beverage yang disukai masyarakat Gresik, baik lewat sewa event maupun datang langsung ke resto.
“Makanya kami sekarang mengembangkan konsep mina resto yang menawarkan menu makanan laut, karena di Gresik belum ada resto gang konsen disitu,” papar dia. (*/c1/nul)
Editor : Abdul Aziz Qomar